
LAMPUKUNING.ID,KOTA JAMBI- Pemerintah Kota Jambi kedepan akan memberikan stimulus atau relaksasi kepada para pelaku usaha. Hal itu guna menunjang geliat ekonomi di Kota Jambi yang kembali tumbuh, meski ditengah pandemi Covid-19.
Namun relaksasi yang diberikan tersebut harus tetap mengacu kepada protokol kesehatan.
“Salah satunya adalah kami sudah komunikasikan dengan pihak Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), nantinya hotel-hotel dalam menerima tamu harus melampirkan vaksin. Rumah makan juga, restoran juga, yang boleh makan ditempat yang sudah vaksin. Begitu juga saat ke mall, harus melampirkan vaksin. Supaya tidak ada keraguan dan ketakutan masyarakat saat berada ditempat-tempat keramaian. Tapi itu nanti kedepan, tidak untuk sekarang,” ujarnya.
Dia juga mengungkapkan, jika nantinya kota Jambi sudah berada di level 3, maka pemerintah kota Jambi akan mencoba melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas, dengan jumlah siswa yang hadir di sekolah sebanyak 25 persen.
Fasha menambahkan saat ini realisasi vaksin di Kota Jambi sudah mendekati 53 persen untuk dosis pertama. Sementara untuk vaksin dosis dua sudah diangka 35 persen. “Untuk usia 12-17 tahun sudah 17 ribu anak yang di vaksin, dari target 59.400 orang. Tinggal memang kita fokuskan untuk pelajar SMA/Sederajat. Untuk SD dan SMP tinggal yang bersekolah di swasta saja yang masih banyak belum di vaksin, sekolah negeri tinggal beberapa saja,” katanya. (LK07)






