Dongkrak Batik Jambi, Pemkot Gelar Fashion Street

foto fashion street
Fashion Street Batik Jambi

LAMPUKUNING.ID,KOTA JAMBI- Popularitas Batik Jambi di kancah nasional bahkan internasional sudah tidak perlu di ragukan lagi. Dengan motif khasnya yakni durian pecah, batik Jambi mampu menembus pasar nasional dan regional.

Namun demikian, Walikota Jambi Syarif Fasha meminta kepada perajin batik untuk terus meningkatkan kemampuan dalam membuat hasil karya batik Jambi yang lebih baik lagi kedepannya. Hal itu disampaikan Syarif Fasha saat membuka Fashion Street Batik Jambi Antar OPD dan Lintas Sektor di Lapangan Kantor Wali Kota Jambi, Rabu (6/10).

Fashion Street Batik Jambi Antar OPD dan Lintas Sektor merupakan kegiatan Fashion Show untuk menampilkan desain batik Jambi terbaik. Selain diperagakan oleh model-model Kota Jambi, busana batik Jambi juga diperagakan oleh Kepala OPD Kota Jambi.

“Kegiatan ini dalam rangka memperingati hari Batik Nasional. Kami bekerjasama dengan Bank Indonesia dan Bank Jambi, serta didukung oleh unsur Forkompinda,” ujar Fasha.

Ia menambahkan, dengan terselenggaranya event tersebut, ke depan dirinya berharap Jambi Fashion Street bisa kembali digelar dengan inovasi dan kreasi yang berbeda. Jambi Fashion Street terselenggara dengan melibatkan banyak pihak seperti UMKM, pengrajin tenun, desainer dan production house tentunya ini menggerakkan perekonomian di Kota Jambi.

“Ini juga sebagai upaya untuk mendukung gerakan nasional bangga buatan lokal, terlebih memakai batik. Seharusnya kegiatan ini akan digelar pada bulan Mei lalu. Namun karena masih dalam suasana Covid-19, baru terlaksana sekarang saat kota Jambi sudah berada pada level 2,” katanya.

Fasha berharap, kedepan event ini akan menarik wisatawan, selain keindahan alam wisata juga terkait juga dengan pengembangan sosial budaya, pengembangan dalam hal-hal yang bersifat peninggalan sejarah dan kearifan lokal.

Menurut Fasha, batik Jambi merupakan kearifan lokal yang perlu dilestarikan. Pemkot Jambi akan mendukung pengembangan industri fashion di Kota Jambi.

“Kegiatan seperti ini perlu dilakukan sebagai wadah bagi desainer muda di Jambi diharapkannya membawa perubahan bagi industri fashion di Jambi,” katanya. (LK07)