Mahasiswa Universitas Jambi Luncurkan Ecotic, Vest Patchwork Batik Jambi Siap Angkat Kearifan Lokal ke Industri Fashion

LAMPUKUNING.ID, JAMBI – Semangat berwirausaha di kalangan mahasiswa Universitas Jambi kembali melahirkan inovasi yang memadukan kreativitas, budaya, dan peluang bisnis. Melalui sebuah brand fesyen lokal bernama Ecotic, empat mahasiswa Program Studi Kewirausahaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi menghadirkan produk vest modern berbahan patchwork batik Jambi yang mengusung konsep pelestarian budaya melalui industri fashion.

Hadir dengan slogan “Wear Local, Wear with Purpose”, Ecotic menawarkan produk yang tidak hanya mengedepankan nilai estetika, tetapi juga membawa pesan tentang pentingnya mencintai produk lokal dan melestarikan warisan budaya daerah. Melalui desain yang modern, sederhana, dan mudah dipadukan dengan berbagai gaya berpakaian, Ecotic berupaya memperkenalkan batik Jambi kepada kalangan muda dalam bentuk yang lebih relevan dengan perkembangan tren fesyen saat ini.

Ecotic dikembangkan oleh empat mahasiswa angkatan 2024, yakni Sunia Ariska, Nayla Noor Maharani, Arsy Yupita Sabila, dan Keysa Cahaya Kirana. Berbekal semangat kewirausahaan dan kepedulian terhadap potensi budaya lokal, mereka mengembangkan sebuah produk yang mampu menggabungkan nilai tradisional dengan kebutuhan pasar modern.

Inovasi tersebut mendapat apresiasi setelah Ecotic berhasil menjadi salah satu penerima pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026. Program yang digagas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ini memberikan dukungan berupa pendanaan, pembinaan, hingga pendampingan kepada mahasiswa yang memiliki usaha rintisan berbasis inovasi dan memiliki prospek untuk terus berkembang.

Keberhasilan memperoleh pendanaan tersebut menjadi modal penting bagi tim Ecotic untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pemasaran, sekaligus memperkuat identitas produk sebagai salah satu fesyen lokal yang mengangkat kekayaan budaya Provinsi Jambi.

Mahasiswa Universitas Jambi Luncurkan Ecotic, Vest Patchwork Batik Jambi Siap Angkat Kearifan Lokal ke Industri Fashion

Produk utama yang ditawarkan adalah Ecotic Vest, sebuah outerwear modern yang dibuat secara handmade menggunakan teknik patchwork batik Jambi. Teknik tersebut menggabungkan berbagai potongan kain batik menjadi satu kesatuan desain yang harmonis sehingga menghasilkan motif yang berbeda pada setiap produk.

Karena dikerjakan secara manual, tidak ada dua vest yang memiliki pola persis sama. Hal tersebut menjadi nilai tambah yang membuat setiap produk bersifat eksklusif dan memiliki karakter tersendiri. Selain itu, penggunaan kain batik Jambi juga memberikan sentuhan budaya yang kuat tanpa menghilangkan kesan modern pada desainnya.

Ecotic merancang produknya agar dapat digunakan oleh berbagai kalangan dan untuk beragam aktivitas. Vest tersebut dapat dipadukan dengan pakaian kasual untuk aktivitas sehari-hari, digunakan saat berkumpul bersama teman, sesi fotografi, hingga menghadiri acara semi formal. Fleksibilitas inilah yang menjadi salah satu keunggulan produk dalam menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan fesyen praktis namun tetap memiliki identitas.

Tidak hanya menghadirkan produk, Ecotic juga membawa konsep “Local Culture, Modern Style, Meaningful Fashion” sebagai nilai utama yang ingin dibangun. Konsep tersebut menempatkan budaya lokal sebagai inspirasi utama dalam setiap proses kreatif, sekaligus menunjukkan bahwa batik daerah dapat tampil lebih modern tanpa kehilangan makna dan nilai sejarah yang terkandung di dalamnya.

Melalui konsep tersebut, Ecotic mengusung empat nilai utama, yaitu Local Pride, Creativity, Uniqueness, dan Purposeful Fashion. Local Pride diwujudkan melalui penggunaan batik Jambi sebagai identitas utama produk. Creativity terlihat dari pengembangan desain yang mengikuti tren fesyen masa kini. Sementara Uniqueness tercermin dari setiap motif patchwork yang berbeda pada setiap vest, sedangkan Purposeful Fashion menjadi bentuk komitmen bahwa fesyen tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap penampilan, tetapi juga mampu menjadi media untuk memperkenalkan budaya kepada masy

Mahasiswa Universitas Jambi Luncurkan Ecotic, Vest Patchwork Batik Jambi Siap Angkat Kearifan Lokal ke Industri Fashion

arakat.

Dalam strategi pemasarannya, Ecotic menerapkan beberapa skema penjualan, mulai dari pre-order, ready stock, hingga layanan custom design. Konsumen dapat memilih produk yang telah tersedia maupun memesan desain sesuai kebutuhan dan selera masing-masing. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman berbelanja

 yang lebih personal sekaligus menjaga kualitas setiap produk yang dihasilkan.

Selain fokus pada pemasaran, tim Ecotic juga berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan produk melalui inovasi desain, peningkatan kualitas bahan, serta memperluas kolaborasi dengan para pelaku UMKM batik di Provinsi Jambi. Langkah tersebut dinilai penting agar keberadaan Ecotic tidak hanya memberikan manfaat bagi tim pengembang, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.

Di tengah semakin berkembangnya industri fesyen nasional, kehadiran produk berbasis budaya lokal menjadi salah satu peluang yang memiliki prospek cukup besar. Tren penggunaan produk lokal yang terus meningkat membuka ruang bagi pelaku usaha muda untuk menghadirkan inovasi yang memiliki nilai tambah sekaligus memperkuat identitas budaya Indonesia.

Keberhasilan Ecotic memperoleh pendanaan P2MW 2026 menjadi bukti bahwa kreativitas mahasiswa dapat berkembang menjadi usaha yang memiliki potensi bisnis sekaligus memberikan dampak sosial dan budaya. Program tersebut juga menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu kewirausahaan yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam dunia usaha yang sesungguhnya.

Melalui Ecotic, para mahasiswa Universitas Jambi tidak hanya menciptakan sebuah produk fesyen, tetapi juga menghadirkan media untuk memperkenalkan batik Jambi kepada masyarakat yang lebih luas. Dengan menggabungkan inovasi, kreativitas, dan semangat pelestarian budaya, Ecotic diharapkan mampu menjadi salah satu contoh sukses lahirnya wirausaha muda yang mampu bersaing di industri fashion sekaligus mengangkat nama Jambi melalui karya-karya kreatif yang memiliki identitas lokal.(LK2/*)