Udara Sangat Tidak Sehat, Disdik Tanjab Barat Liburkan Tatap Muka dan Terapkan Belajar Daring.

LAMPUKUNING.ID,TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui Dinas Pendidikan resmi menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di seluruh satuan pendidikan. Sebagai gantinya, proses pembelajaran akan dilaksanakan secara daring menyusul memburuknya kualitas udara akibat kabut asap yang melanda wilayah tersebut.

Kebijakan ini berlaku bagi seluruh jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), baik negeri maupun swasta. Pembelajaran jarak jauh dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai Rabu, 16 September hingga Sabtu, 19 September 2026.

Udara Sangat Tidak Sehat, Disdik Tanjab Barat Liburkan Tatap Muka dan Terapkan Belajar Daring.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Nomor 400.3.5/1484/DISDIK/IX/SRK/2026 tertanggal 15 September 2026.

Penerapan pembelajaran daring diputuskan setelah Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar rapat koordinasi yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah.

Rapat tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, Koordinator Wilayah BGN, serta tim yang melakukan pemantauan dan pengukuran kualitas udara.

Berdasarkan hasil pemantauan terbaru, kualitas udara di Kabupaten Tanjung Jabung Barat berada pada kategori sangat tidak sehat, sehingga dinilai berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah yang menjadi kelompok rentan terhadap paparan kabut asap.

Melalui kebijakan ini, pemerintah daerah berharap proses pendidikan tetap dapat berjalan tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan kesehatan peserta didik, tenaga pendidik, maupun seluruh warga sekolah. Dinas Pendidikan juga mengimbau seluruh sekolah agar mengoptimalkan pelaksanaan pembelajaran daring sesuai dengan kondisi dan kemampuan masing-masing satuan pendidikan selama masa pemberlakuan kebijakan tersebut. (LK10)