Provinsi Jambi Dari Status Waspada Naik Menjadi Siaga Covid-19

Advertisement
klik untuk memperbesar
Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi

LAMPUKUNING.ID-JAMBI – Status Provinsi Jambi terhadap virus corona atau covid-19 naik dari waspada menjadi siaga. Hal ini telah ditandatangi oleh Gubernur Jambi, Fachrori Umar.

Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Johansyah mengatakan, maka berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Covid-19 di Lingkungan Pemerintah Daerah, maka Pemerintah Daerah bisa menggunakan Dana Tak Terduga yang ada di APBD Provinsi Jambi dan Kabupaten/Kota untuk mempercepat penanganan Covid-19.

Untuk Provinsi Jambi, Dana Tak Terduga yang telah disiapkan, berdasakan informasi dari Kepala Bakeuda Provinsi Jambi Rp11 miliar, terdiri dari usulan Rumah Sakit Raden Mattaher, Dinas Kesehatan, dan Kepala BPBD Provinsi Jambi.

Baca juga

Advertisement
klik untuk memperbesar

“Untuk rumah sakit penambahan Ruang Isolasi, Alat Pelindung Diri (APD) dan peralatan tambahan dengan usulan penambahan ruang isolasi yang baru,” katanya.

Johansyah menyebutkan, Dinas Kesehatan akan meningkatkan sosialisasi dan pakaian APD bagi petugas yang mengambil sampel uji swab APD bagi petugas.

Sementara untuk BPBD yakni untuk peningkatan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan instansi vertikal, termasuk Polda, Danrem, dan Forkopimda lainnya, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Balai POM dan sebagainya.

Dana Tak Terduga itu setiap tahun dianggarkan oleh pemerintah Provinsi Jambi untuk menghadapi situasi darurat atau siaga, dasarnya harus ada surat penegasan dari Menteri Dalam Negeri.(*)

Pos terkait