Hukrim

Aktivitas PETI di Desa Seling Tabir Meresahkan Warga

LAMPUKUNING.ID,BANGKO- Meskipun pemerintah Merangin sedang giat memberantas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), namun hingga saat ini masih saja ada aktifitas PETI yang beroperasi. (25/09)

Salah satunya di Desa Seling Kecamatan Tabir misalnya PETI dan galian C yang di duga tidak mengantongi izin bebas beroperasi disepanjang aliran sungai setempat, Tentu saja hal ini meresahkan dan menimbulkan tanda tanya besar ada apa sebenarnya dibalik bebasnya aktifitas ilegal tersebut
Nasir salah satu warga mengatakan bahwa aktifitas Galian C yang juga berkedok PETI memang sudah sangat meresahkan warga, Meskipun dia mengakui dari cerita masyarakat lainnya, pulau itu telah dibeli salah satu warga setempat dan akhirnya warga itu menjual pulau Desa ke pihak lainnya.

“Dimana ketegasan kepala desa, mengapa dibiarkan beroperasi, memang pulau itu sudah dibeli, tapi jangan sampai merusak lingkungan disungai ini,”katanya.

Selain itu Dinar warga lainnya yang memiliki sawah dilokasi setempat juga mengeluhkan aktifitas Peti ataupun Galian C di desa nya Ia menilai aktifitas tersebut sudah melampaui batas.

“Sawah kami terancam runtuh, karena alat berat sudah sampai ketengah sungai mengeruk batu, selaku punya sawah kami tidak senang,”jelasnya.

Terpisah Ketua RT 09 Sudin, menyebutkan bahwa dirinya sudah berupaya mencegah beroperasinya alat berat tersebut Namun tetap saja beroperasi hingga mengeruk batu ketengah sungai.

“Sudah saya cegah tapi masih beroperasi yang kami khawatirkan tanah yang dibronjong runtuh apalagi disana ada sawah warga,”sebutnya.

Terkait hal ini dirinya sudah berkoordinasi bersama Kepala Desa dan Ketua BPD. Namun dirinya tidak mendapat alasan yang jelas dari petinggi Desa tersebut “Sudah saya sampaikan dengan Kepala Desa dan BPD jawabnya iya iya saja,sampai sekarang belum ada solusinya,”ungkapnya.

Ketua BPD Desa Seling Amir juga mengatakan hal sama bahwa dirinya sudah berupaya mencegah sampai menelpon pemilik alat berat.

“Sudah saya cegah bahkan saya bersama perangkat desa turun kelokasi. Dan ini juga sudah saya komunikasi dengan pembeli dan penjual, Saya katakan perjanjiannya yang dijual itu pulau bukan sampai ketengah sungai nanti beronjong itu runtuh,”terangnya.

Selain itu, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Kades Desa Seling Kecamatan Tabir, Hasan.(fir)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2019 Lampukuning.id | PT Raja Media Siginjai

To Top