BMKG :Ada Potensi Banjir Bandang di Sejumlah Wilayah Provinsi Indonesia

Foto: ilustrasi

LAMPUKUNING.ID,JAKARTA- Indonesia kembali dilanda cuaca ekstrem, untuk itu Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga memberikan imbauan dini terkait kewaspadaan bencana.

Dalam keteranganya, ada pun sebanyak 19 provinsi berpotensi terdampak banjir bandang pada hari ini, Senin, 20 September 2021, hingga besok, Selasa, 21 September 2021.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya melalui situs BMKG dalam siaran persnya melaporkan, pada Minggu, 19 September 2021, peringatan potensi bencana tersebut berlaku mulai 20 September pukul 7.00 WIB hingga 21 September pukul 7.00 WIB.

Lebih lanjut, terkait peringatan wilayah yang berpotensi mengalami banjir bandang itu antara lain, Aceh, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan.

Selanjutnya, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari PMJ News, sebelumnya BMKG juga menyampaikan peringatan dini mengenai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian besar wilayah provinsi di Indonesia, Minggu, 19 September 2021.

Selain itu, BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat terjadi di wilayah Provinsi Aceh, Banten, Bengkulu, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Lampung, dan Maluku.

Kemudian, Wilayah Provinsi Papua, Papua Barat, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara juga diprakirakan menghadapi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Tak hanya itu, BMKG menyampaikan peringatan dini mengenai potensi peningkatan kecepatan angin di bagian wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat seperti Lombok Barat, Mataram, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, dan Bima.

Sedangkan wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur menurut prakiraan cuaca BMKG berpotensi menghadapi angin kencang serta risiko kebakaran hutan dan lahan.

Saat ini sejumlah wilayah pun telah merespons hal tersebut, dan melakukan antisipasi salah satunya yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat mengintensifkan pekerjaan pengerukan seluruh saluran di wilayahnya untuk mencegah banjir seiring dengan datangnya musim hujan di Ibu Kota.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi menjelaskan pihaknya telah memetakan sejumlah wilayah yang memiliki kontur tanah rendah dan berpotensi terjadi genangan, bahkan banjir jika curah hujan tinggi.

“Kelurahan biasanya setiap minggu, walaupun tidak ramai, tetap berjalan dengan SDA keliling, mana (saluran air) yang macet, pengerukan semua secara efektif,” kata Irwandi saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Irwandi menyebutkan beberapa wilayah yang memiliki kontur tanah rendah dan menjadi perhatian Pemkot Jakarta Pusat terhadap pencegahan banjir, yakni Tanah Abang, Banjir Kanal Barat, Bendungan Hilir, Kali Krukut, Johar Baru, Bungur, dan Pasar Baru di Gang Kelinci Sawah Besar.*****

Sumber :pikiranrakyat.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *