Bupati Cek Endra Sambut Kunker Dirjen Kementan, Petani di Sarolangun Terima Bantuan Alsintan

Bupati Sarolangun H.Cek Endra saat memberi kata sambutan dalam Kunjungan Dirjen Perkebunan ke Sarolangun

LAMPUKUNING.ID, SAROLANGUN – Bupati Sarolangun Drs. H. Cek Endra bersama Wakil Bupati H Hillalatil Badri menerima kunjungan kerja (Kunker) Direktur Jenderal (Dirjen) Perkebunan, Kasdi Subagyono bersama Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan) Justan Riduan Siahaan, Senin (25/03).

Dalam Kunker nya, Kementan menyerahkan bantuan sarana di bidang pertanian, perikanan berupa alat mesin pertanian (alsintan) kebutuhan pra panen, pasca panen dan bantuan untuk peremajaan serta intensifikasi pemeliharaan tanaman karet. Alsintan pra panen yang diserahkan berupa 10 unit traktor roda dua, 5 unit cultivator, 6 unit pompa air 6 inch, dan 50 unit handsprayer elektrik. Sementara alsintan pasca panen yang diserahkan berupa 5 unit power tresher. Bantuan diserahkan di Lapangan Sriwijaya Laman Basamo.

Bacaan Lainnya

Bupati Cek Endra memberikan secara simbolis 10 unit traktor roda dua, 5 unit cultivator, 6 unit pompa air 6 inch, dan 50 unit handsprayer elektrik. Sementara alsintan pasca panen yang diserahkan berupa 5 unit power tresher

Hadir pada kesempatan tersebut Anggota IV BPK RI, Prof. Rizal Djalil, Staf Ahli Menteri Bidang Ekologi dan Sumber Daya Laut Kementerian Kelautan Dan Perikanan, Aryo Hanggono, Sekda Sarolangun, seluruh kepala OPD, TP PKK dan tamu undangan.

Bupati Cek Endra menyampaikan selain menerima bantuan sarana di bidang pertanian, masyarakat juga mendapatkan bantuan 350 hektare replanting karet untuk Kecamatan Sarolangun.

“Kita mengucapkan banyak terima kasih kepada Kementerian Pertanian, Perikanan dan Kelautan yang sudah tanggap untuk membantu perkembangan pembangunan di Kabupaten Sarolangun serta membantu tugas dari kepala daerah untuk mempercepat pembangunan di kabupaten ini,” katanya.

Di samping itu, Cek Endra mengatakan Kabupaten Sarolangun baru pertama menerima bantuan replanting karet. Ia menilai program bantuan tersebut sangat tepat untuk masyarakat.

“Kita tahu masyarakat banyak menanam karet di bandingkan sawit. Namun terkait replanting karet kita tidak susah untuk mengalokasikannya karena memang untuk di Kabupaten Sarolangun banyak sekali tanaman karet,” ujarnya.

Untuk kedepannya, Pemkab Sarlangun sudah mengusulkan bantuan replanting minimal seribu hektare pertahun.(*/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *