Cegah Covid-19, Pemkab Bungo Buat Kesepakatan Bersama dengan Pelaku Usaha

LAMPUKUNING.ID, BUNGO – Pemerintah Kabupaten Bungo gelar rapat koordinasi kesepakatan bersama tentang kesiapan libur panjang dan perayaan idul fitri 1442 H tahun 2021, Senin (11/05/2021).

Bacaan Lainnya

Dimana kesepakatan ini memuat beberapa point dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) di Kabupaten Bungo. Selain mengundang jajaran Forkopimda, organisasi masyarakat, Pemkab juga membuat kesepakatan dengan pelaku usaha seperti perhotelan, pengelola tempat wisata, restoran, tempat ibadah dan lainnya.

Para Pihak yang bertanda tangan bersepakat secara sadar untuk:

  1. Seluruh rumah ibadah, objek wisata dan pusat perbelanjaan wajib membatasi jumlah jamaah/pengunjung dan menerapkan protokol kesehatan (memakai masker,mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, menjaga jarak/tidak kontak fisik), dengan rincian sebagai berikut:
  2. kegiatan di rumah ibadah dilaksanakan dengan pembatasan kapasitas jamaah maksimal 50% (lima puluh persen) dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat;
  3. kegiatan pada fasilitas umum,pusat perbelanjaan/mall/swalayan, restoranwarung, objek wisata dengan pembatasan kapasitas pengunjung maksimal 50% (lima puluh persen) dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat
  4. Apabila pengelola/pengurus rumah ibadah, pusat perbelanjaan/mall/ swalayan, restoran/warung, objek wisata, dan fasilitas umum serta fasilitas sosial menimbulkan kerumunan yang melanggar protokol kesehatan, maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan Peraturan Bupati Bungo Nomor 48 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kabupaten Bungo.
  5. Merekomendasikan kepada Bupati Bungo selaku Ketua Satgas Penanganan covid-19 Kabupaten Bungo untuk menerbitkan Surat Tugas kepada Tim Penindakan Disiplin dan Hukum Protokol Kenehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kabupaten Bungo. Mendukung pemberian sanksi sesuai dengan Peraturan Bupati Bungo Nomor 48 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai spaya pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kabupaten Bungo.

Sekda Bungo Mursidi dikonfirmasi usai rapat mengharapkan dengan adanya kesepakatan bersama ini bisa menekan angka penyebaran Covid-19.

“Kita mengharapkan kepada masyarakat untuk setelah ditetapkannya kesepakatan ini ditandatangani, dibuat surat edaran oleh Pemerintah Kabupaten Bungo, nanti betul-betul itu bisa dilaksanakan sampai ketingkat desa,” ujarnya.

“Khusus untuk Kabupaten Bungo itu berada di zona oranye,  mudah-mudahan dengan kita buat kesepakatan hari ini kita turun lagi ke zona kuning dan ke zona hijau,” tukasnya. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *