DPRD Batanghari Santai Tanggapi Pernyataan Safwan Ansori

foto dprd batanghari

lampukuning.id,Batanghari-Terkait adanya Stattemen salah satu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jambi Dapil II (Muaro Jambi- Batang Hari) yakni Sapuan Ansori dari Fraksi NasDem yang mengatakan DPRD Batang Hari jangan diam terhadap Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) pada retribusi terminal angkutan Barang dan Orang di Muara Bulan. Ketua dan Wakil Ketua Dua akhirnya angkat bicara.

“Yang namanya statement, pendapat, masukkan sah-sah be yang dilakukan siapapun orangnya, mau dia DPR Provinsi, RI maupun tokoh masyarakat disekeliling kita,” ujar Ketua DPRD Anita Yasmin. (14/03/2023).

Kalau bicara masalah PAD, hal-hal yang sudah dilakukan oleh DPRD Kabupaten Batang Hari kami pikir sudah cukup, dan kami mengapresiasi kinerja pemerintah daerah.

Dalam hal ini, dari 2020 ke 2021 target pendapatan itu meningkat. Dan kami bahkan sudah pernah meminta komitmen waktu itu di ruang Banggar, komitmennya antara lain yaitu ialah peningkatan PAD ini harus sesuai dengan realisasi. Bahkan komitmen itu juga melibatkan Kabid pendapatan, saya pikir upaya DPRD sudah cukup. Cuma kalau memang ada masukkan dan lain sebagainya itu sah-sah be, karena DPRD ini lembaa untuk menyampaikan aspirasi. Kalau memang dirasakan cukup berarti kita harus ‘more’ lebih.

Kalau berkenaan dengan statemen daripada Safwan Ansori itu, lebih kurang yang saya tangkap ‘kalau seandainya anggota dewan itu tidak mau turun, tidak mau bekerja, tidak usah menjadi anggota dewan’.

Kami menanggapi hal itu secara positif, siapapun yang mengkritik untuk hal kebaikan kita terima. Tapi perlu kami sampaikan di sini bahwa, di Kabupaten Batang Hari sudah berupaya maksimal untuk meningkatkan pendapatan daerah. Upaya-upaya yang sudah kita lakukan, melalui hearing maupun turun ke lapangan. Indikatornya bahwa pendapatan retribusi kita meningkat setiap tahun,

Ini mungkin kita sama-sama tahu, kalau dulu tahun 2020 tidak macet, kini macet. Jelas kemacetan itu dengan penambahan kendaraan, otomatis penambahan pendapatan.Upaya-upaya sudah kita lakukan, bukan kita tidak bekerja.(LK06)