Guru SD Tewas Tersambar Petir

LAMPUKUNING.ID,TEBO-Mayat laki-laki yang ditemukan tewas disambar petir di Desa Teluk Rendah Pasar, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Sabtu (28/03/2020) diketahui bernama M. Ali Muhtar (36). Dirinya bekerja sebagai Guru (PNS) di SD 28 Pulau Temiang, Kecamatan Tebo Ulu Kabupaten Tebo.

(Cuplikan Video Saat Jasad Almarhum Di Evakuasi)

Baca juga

Advertisement
klik untuk memperbesar

Berdasarkan data yang didapat dari Polsek Tebo Ilir, berikut kronologis kejadian na’as yang menewaskan korban. Pada Sabtu sore, sekitar pukul 15.45 Wib, korban bersama rekannya berhenti di warung  milik Hamid, warga setempat dengan tujuan hendak membeli paket internet. Namun, warung tersebut tidak menjual paket internet.

Selanjutnya korban meminta tolong pemilik warung menghidupkan hotspot. Korban mau menelepon seseorang karena ada sesuatu yang sangat penting.  Setelah mendapat hotspot,  korban pergi ke tepi Sungai Batanghari, di dekat sebuah pohon Kuini, korban mengangkat HP untuk mencari sinyal, pada saat itu cuaca sedang gerimis.

Beberapa saat kemudian,  terdengar suara petir menggelegar dan menyambar tubuh korban, akibatnya korban langsung tergelatak dengan kondisi terbakar.

“Melihat kejadian itu, pemilik warung dan teman korban berusaha memadamkan api yang membakar tubuh korban. Saat itu korban sudah tidak bernyawa lagi,”kata Kapolsek Tebo Ilir.

Selain itu Hamid, selaku warga yang menyalamatkan korban pada saat itu menjelaskan, pada saat itu sepulangnya dari Masjid melaksankan sholat ashar dirinya langsung kerumah, tidak lama dirinya sampai kerumah ada seorang teman korban meminta bantuan untuk memadamkan api.

“Teman korban teriak minta tolong padamkan api yang ada ditubuh korban, iyo langsunglah kami bantu siramkan airnyo, tapi memang nyawo korban memang tidak ada lagi,”singkat Hamid.

Selanjutnya, teman korban pergi memberi kabar kepada keluaraga korban.

Sementara itu jenazah korban dibawa anggota Polsek Tebo Ilir ke Puskesmas Sungai Bengkal untuk dilakukan Visum. Kemudian, atas permintaan keluarga korban, Tim Medis Puskesmas Sungai Bengkal mengantar jenazah korban ke rumah duka di Desa Pulau Temiang.(ciik)

Pos terkait