Kejari Bungo Mengamankan Terduga Pelaku Penyelewengan Pupuk Subsidi

MUARA BUNGO, LAMPUKUNING.ID-Tim Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Bungo mengamankan pelaku berinisial MJ yang diduga melakukan Tindak Pidana Korupsi Dan Penyelewengan Pupuk Subsidi di Muara Bungo.

Hal itu disampaikan saat acara Press Release yang dipimpin langsung oleh Kajari Bungo, Fadhila Maya Sari S.H.M.Kn, didampingi Kasi pidsus,Kasi Intel,Kasi Pidum, bertempat di kantor Kejari Bungo ,Selasa (13/02/2024)

Dari hasil penyelidikan Tim Kejari Bungo Berapa bulan yang lalu akhir nya MJ ditetapkan Tersangka dalam tindak Pidana korupsi dalam pengelolaan pupuk bersubsidi di kabupaten Bungo tahun 2022 pengencer toko Kurnia Tani berdasarkan alat bukti yang cukup penyidik telah menetapkan MJ sebagai tersangka

Tersangka merupakan pemilik toko Kurnia Tani, pengencer pupuk bersubsidi sekaligus petugas PPL dan juga sebagai ketua kelompok tani

Tersangka merupakan pengencer pupuk bersubsidi di kabupaten Bungo pada tahun 2022 untuk petani yang ada dalam RDKK yang berada di sebelas 11dusun yang tersebar di kecamatan Rantau Pandan,dan kecamatan Muko Muko Bathin VII

Modus operandi yang di lakukan tersangka adalah pupuk bersubsidi jenis NPK,Urea,SP-36,ZA dan organik dengan jumlah 824 Ton yang di tebus nya dari distributor PT BDMU dan CV Tani Subur kepada pihak yang tidak berhak tidak terdaftar pada RDKK berdasarkan ketentuan pupuk tersebut harus di jual di salurkan kepada petani yang berhak yang terdaftar dalam RDKK

Tersangka juga membuat dokumen penyaluran pupuk bersubsidi yang di jual kepada yang tidak berhak tidak terdaftar seolah olah besar, selain itu tersangka menjual pupuk bersubsidi jauh diatas harga Het

Dari hasil perhitungan kerugian Negara oleh Auditor BPKP perwakilan provinsi Jambi perbuatan tersangka mengakibatkan kerugian keuangan Negara sejumlah Rp.2.599.116.204.82.

Untuk permudah proses tersangka yang sedang berlangsung maka tersangka Marjohan kita tahan di lapas Bungo
Kepala kejaksaan Negeri Bungo juga menghimbau kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyaluran pupuk bersubsidi di kabupaten Bungo dalam penyaluran pupuk bersubsidi harus sesuai prinsip 6T karena pupuk subsidi sangat dibutuhkan untuk para petani

“Kami juga meminta kepada masyarakat atau petani yang mengetahui atau yang mengalami bahwa ada oknum yang menyalahgunakan pupuk bersubsidi di kabupaten Bungo dapat menginformasikan kami di kejaksaan Negeri Bungo” tutur Fadhila Maya Sari.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bungo, Silfanus Rotua Simanullang, SH.MH menyampaikan terkait kasus pupuk Subsidi di kabupaten Bungo Tim penyidik Kejaksaan Negeri Bungo akan terus melakukan pengembangan
kepada para oknum oknum yang terlibat korupsi dan penyelewengan pupuk bersubsidi di kabupaten Bungo.(LK08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *