Pasien Di Bungo Demam Biasa Bukan Suspect Virus Corona

Advertisement
klik untuk memperbesar
Pasien Di Bungo Deman Akibat ISPA Bukan Suspect Virus Corona
dr.Safruddin Matondang saat Konfrensi Pers Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo

LAMPUKUNING.ID, BUNGO – Kabar salah seorang warga Bungo terinfeksi virus Corona membuat heboh Masyarakat dalam beberapa hari terakhir.

Pihak Rumah Sakit Permata Hati,  dr Nurul Mufti, MARS Direktur RS Permata Hati Muara Bungo  dalam konferensi pers Sabtu (29/02) pagi di aula Dinas Kesehatan Bungo, menyatakan pasien yang diduga suspeck Corona virus setelah di periksa secara intensif, dinyatakan negatif.

Berikut rilis resmi dari pihak RS Permata Hati:

Baca juga

Advertisement
klik untuk memperbesar

“Yang kami hormati, Bapak Kepala Dinas Kesehatan Kab. Bungo dan pihak KKP Bungo serta rekan-rekan dari media yang kami hormati.

Izinkan kami selaku Direktur Rumah Sakit Permata Hati Muara Bungo bersama Bapak Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo, Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, KKP Bungo, KKP Jambi, Labkesda Jambi serta dari Rumah Sakit Permata Hati Muara Bungo untuk menyampaikan pernyataan pers terkait dugaan adanya pasien dengan penyakit Corona yang dirawat di Rumah Sakit Permata Hati Muara Bungo.

Pada tanggal 24 Februari 2020 RS Permata Hati telah menerima dan merawat seorang pasien dengan keluhan demam. Dalam pemeriksaan pasien menyatakan sudah demam 3 hari, demam dimulai dari tanggal 21 Februari 2020. Selanjutnya pasien juga menyampaikan informasi bahwa
telah mengadakan perjalanan paket wisata ke Korea Selatan dari tanggal 03-08 Februari 2020.

Pada pemeriksaan dokter juga ditemukan adanya batuk tetapi jarang Batuk yang sering dan sesak nafas tidak ditemukan Pilek dan nyeri tenggorokan juga tidak ditemukan.

Pada pemeriksaan penunjang tidak ditemukan adanya hasil pemeriksaan yang mengarah kepada thypus, DBD, malaria maupun peeumonia. Pemeriksaan laboratorium darah, urin dan rontgen dada semuanya dalam batas normal.

Setelah pasien tersebut dirawat gejala panas menghilang, batuk menghilang dan pasien merasa schat kembali. Dokter yang merawat pasien menegakkan diagnosis sebagai demam akibat ISPA biasa, namun dikarenakan ada riwayat perjalanan ke Korea Selatan maka juga dipikirkan
kemungkinan lain adanya penyakit corona virus Untuk kewaspadaan pasien dirawat diruangan
tersendin dan kami laporkan kasusnya ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi dan KKP Bungo.

Berdasarkan gejala yang membaik, pasien tidak perlu dirujuk namun status tetap dipantau. Dinas Kesehatan Provinsi Jambi kemarin tanggal 28 Februari 2020 telah menurunkan Tim
investigasi yang terdiri dari ahli surveilen dari Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, KKP Jambi dan
Labkesda Jambi.

Tim tersebut telah melakukan pengambilan data dan pemeriksaan langsung kepada pasien dan selanjutnya melakukan evaluasi dan kajian bersama dengan Dinas Kesehatan Kab. Bungo, KKP Bungo dan RS Permata Hati Muara Bungo. Evaluasi dan kajian tersebut berpedoman pada Buku Pedoman Kesiapsiagaan Menghadapi Corona Virus Disease (Covid19) yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan.

Berdasarkan kajian bersama tersebut dapat disimpulkan bahwa pasien tersebut tidak terbukti
mempunyai penyakit corona dan dapat diperbolehkan pulang ke rumah. Saat ini pasien sudah pulang dengan diagnosa akhir demam akibat ISPA.

Dengan pernyataan pers ini kami ingin menyampaikan bahwa sampai saat ini belum ada pasien yang positif mengalami penyakit corona, baik di RS Permata Hati maupun di wilayah Kabupaten Bungo. Oleh sebab itu masyarakat diharapkan tidak perlu cemas dan khawatir serta tidak perlu
pula menyampaikan informasi-informasi yang tidak benar di tengah masyarakat…”(*)

Pos terkait