Perlu Ada Task Force Pusat dan Daerah, Ratu Unggul Debat Cawagub

Calon wakil gubernur Jambi, Hj Ratu Munawaroh tampil dalam debat yang digelar KPU Provinsi Jambi, Sabtu (21/11).

LAMPUKUNING.ID, JAMBI – Pemirsa di rumah dan masyarakat provinsi Jambi sangat puas dengan penyampaian calon wakil Gubernur Nomor Urut 1 Ratu Munawaroh dalam debat Calon Wakil Gubernur Jambi Pilkada 2020 yang disiarkan langsung stasiun Bungo TV tadi malam.

Bila diberi nilai Ratu Munawaroh dapat angka 100, sangat berkelas setara dengan bintang empat. Tegas, lugas dan akademik dalam penyampaian pendalaman visi dan misi. “Ibuk Ratu Munawaroh dapat nilai 100 berkelas bintang 4″ begitu yang ditulis dibeberapa twitter dan akun facebook.

Bacaan Lainnya

Dalam pembicaraan di warung kopi juga terdengar warga memuji penampilan calon wakil gubernur yang berpasangan dengan Cek Endra ini.

”Luar biasa, dia menyampaikannya. Baik menyampaikan visi misi dan menjawab pertanyaan,” kata Khaidir.

Tampil dengan baju tengkuluk, Ratu Munawaroh dengan kecerdasannya, menjawab pertanyaan dengan sangat terukur dan akademis.

Seperti pertanyaan soal peningkatan SDM untuk Birokrat Pemprov Jambi. Cawagub pasangan Cek Endra ini secara singkat menjawab, bahwa untuk peningkatan SDM Birokrat ini, strateginya akan seperti karyawan swasta.

Kenapa swasta lebih maju? Menurut Ratu Munawaroh, karena didalam managment harus disetarakan, dengan memberikan tunjangan yang lebih maksimal. Pelatihan, stimulus dan sebagainya.

Soal pelabuhan dan bandara menjadi point penting untuk menaikkan nilai tambah komoditi Provinsi Jambi. Salah satu poin yang disampaikan Ratu Munawaroh.

Cawagub nomor urut 1 ini menjelaskan tentang strategisnya bandara Depati Parbo Kerinci, tetapi perlu dilengkapi dengan Instrumen Landing System (ILS), sehingga pendaratan dan pemberangkatan pesawat tidak tergantung cuaca.

Pelabuhan laut adalah gate way (pintu keluar) untuk banyak komoditi unggulan Jambi. Perhatian pemerintah untuk penyiapan pelabuhan ini harus sungguh-sungguh dan diperlukan kerjasama dengan stakeholder lainnya

“Perlu ada task force (gugus tugas) antara pemerintah daerah dengan anggota DPR-RI asal Jambi, yang tentunya banyak akses dengan pengambil kebijakan di pusat, kaitannya dengan anggaran,” jelas .(Muh)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *