PTM Direncanakan Minggu ke Tiga September, 1 Oktober Masuk Fasum Wajib Tunjukkan Sertifikaf Vaksin

foto walikota jambi

Pemkot Gencar Kejar Target Herd Immunity

LAMPUKUNING.ID,KOTA JAMBI- Capaian persentase vaksinasi Covid-19 di Kota Jambi menjadi salah satu yang tertinggi Indonesia. Keseriusan Pemkot Jambi di bawah komando Wali Kota Jambi Syarif Fasha dalam penanganan pandemi Covid-19 berjalan cepat dan tepat secara kompak dengan seluruh stakeholder.

“Di kota Jambi Kita sudah 65 persen untuk vaksinasi pertama, (vaksin) kedua 40 persen. Ini menandakan bahwa animo masyarakat kota Jambi luar biasa kesadarannya terhadap vaksin,” ujar Fasha saat meninjau pekan vaksinasi covid-19 massal kota Jambi di Mako Damkar, Simpang Kawat, Senin (6/9) pagi.

Ke depan, kata Fasha, vaksin akan menjadi syarat di setiap sektor kegiatan. Seperti sekolah tatap muka, menginap di hotel dan mengunjungi mall atau tempat keramaian lainnya.

Dimana, mulai 1 Oktober mendatang, Pemkot Jambi akan mengeluarkan Surat Edaran kepada hotel dan Mall agar pengunjung yang datang memperlihatkan sertifikat vaksinasi. Sementara untuk sekolah, direncanakan minggu ke tiga September ini.

“Saat ini pihaknya masih sosialisasi terlebih dahulu,” katanya.

Tingginya capaian vaksinasi di kota Jambi disambut baik oleh Fasha. Terutama bagi kalangan remaja, tentu ada peran penting orangtua yang mendorong anaknya untuk mau divaksin.

“Kami juga mengapresiasi orang tua yang telah membawa anak-anaknya untuk divaksin,” ujar Fasha.

Pentingnya vaksin dalam menghadapi pandemi, kata Fasha sudah terbukti ampuh. Setidaknya mengurangi gejala dan mempercepat proses penyembuhan. Pasalnya, gejala yang ditimbulkan tidak terlalu parah dibanding orang yang belum divaksin. “Sebanyak 90 persen yang meninggal karena belum divaksin,” kata Fasha.

Ia juga mengatakan, saat ini kasus positif di Kota Jambi sudah mengalami penurunan. Berdasarkan data hingga Minggu 5 September 2021, jumlah kasus positif Covid-19 tinggal 648 orang. Jumlah itu menurun jika dibanding pada tanggal 23 lalu, dimana kasus positif mencapai 1.108 orang.

Sementara untuk rata-rata tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit (BOR) hanya 28 persen. Untuk tempat tidur isolasi Covid-19 hanya 19 persen.

“Kondisinya memang mengalami penurunan, ini salah satu dampak penyekatan seminggu lalu,” kata Fasha.

Untuk itu, pemerintah dalam waktu dekat akan melaksanakan pembelajaran Tatap Muka (PTM). Namun sebelum itu dilaksanakan, para peserta didik harus divaksin minimal dosis pertama. Hal itu supaya memberikan keamanan kepada para siswa dan juga tenaga pendidik.

Di kesempatan pekan vaksinasi ini, Pemkot Jambi menerima bantuan dari Yayasan Kesejahteraan Sentosa (YKS) Jambi dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, provinsi Jambi. Apresiasi pun dialamatkan Fasha kepada kedua yayasan tersebut.

“Kami melaksanakan vaksinasi massal kepada anak-anak kita semua. Kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Kesejahteraan Sentosa beserta Yayasan Buddha Tzu Chi yang telah memberikan bantuan yaitu berupa APD kesehatan dan relawan serta obat-obatan serta multivitamin.”

“Bantuan obat-obatan ini nantinya digunakan untuk masyarakat yang akan isolasi mandiri di rumah masing-masing dan akan digunakan untuk tenaga kesehatan yang bertugas atau relawan serta masyarakat nantinya yang isoman,” jelas Fasha.

Fasha juga berpesan kepada panitia vaksinasi, khususnya dinas kesehatan kota Jambi agar warga yang mendaftar secara offline untuk tetap dilayani. Namun dengan konsekuensi menunggu agak lama karena tetap memprioritaskan yang mendaftar secara online.

“Semoga apa yang dilakukan oleh Yayasan Kesejahteraan Sentosa dan yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Jambi ini dapat dijadikan amal kebaikan bagi mereka,” pungkas Fasha.

Dikatakan Sekretaris Yayasan Kesejahteraan Sentosa (YKS) Jambi Eisen Gauw, bantuan diberikan sebagai dukungan penuh kepada pemerintah kota Jambi dalam penanganan pandemi covid-19.

Dirinya pun berharap bantuan obat-obatan ini dapat bermanfaat mempercepat penyembuhan bagi pasien covid-19.

“Bantuan ini ada obat anti biotik, anti virus, vitamin D, multivitamin dan Petra. Jadi ada lima macam obat yang Kita berikan. Kita bersama-sama secara gotong royong membantu pemerintah kota Jambi dalam penanganan pandemi bagi warga yang terkena covid,” jelas Eisen Gauw.

Hal senada disampaikan Suwarni selaku perwakilan dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Jambi. Bantuan APD yang diberikan, kata Suwarni agar tenaga kesehatan dalam pananganan pandemi diberi rasa aman.

“Total Kita berikan bantuan 10 dus APD. Semuanya jadi 250 lembar APD,” ujarnya singkat.

Tampak hadir Sekda Kota Jambi Budidaya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ridwan, Kasatpol PP Mustari dan Kadis Kesehatan Dr Ida Yuliati. (LK07)