
LAMPUKUNING.ID, BUNGO – Meningkatnya jumlah masyarakat yang terbantu dan merasakan manfaat dari penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), salah satunya yang dirasakan oleh Siti Ardianti Rukmana (23) yang ditemui pada saat melakukan perubahan data ke kantor BPJS Kesehatan Cabang Muara Bungo Pada Rabu, (21/04).
Siti yang biasa disapa adalah warga dari Kuamang Kuning, Kabupaten Bungo yang sudah terdaftar sebagai Peserta Program JKN-KIS sejak tahun 2018 silam. Ia menceritakan pengalamannya mendapatkan pelayanan kesehatan pada saat anak pertamanya mengalami demam tinggi dan kejang yang harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan.
“Pada waktu usia anak saya 9 bulan, dia pernah mengalami demam tinggi dan kejang-kejang lalu dibawa ke rumah sakit di Kota Binjai karena sebelumnya saya tinggal disana. Saat itu saya belum punya jaminan kesehatan dan harus berobat dengan biaya umum. Dalam waktu 3 hari rawat inap saja sudah dikenakan biaya 2 jutaan, lalu disarankan oleh pihak rumah sakit untuk mendaftar dalam Program JKN-KIS.” Cerita Siti.
Demam tinggi dan kejang dialami kembali oleh anak Siti selang beberapa bulan, namun kekhawatiran yang dirasakan Siti tentu tidak sama pada saat pertama kali menghadapi anaknya yang harus dirawat di rumah sakit.
“Total sampai 3 kali anak saya mengalami demam tinggi dan kejang bahkan sampai dirawat inap selama 2 minggu pada saat itu. Tapi saya bersyukur, Alhamdulillah saya sudah terdaftar dalam Program JKN-KIS dimana dalam 2 minggu tersebut tidak lagi saya mengeluarkan biaya perawatan anak saya yang kedua kalinya. Jika dibandingkan dengan biaya pada saat jadi pasien umum waktu itu, tentu saya sangat terbantu,” tutur Siti.
Siti yang saat ini tengah mengandung anak keduanya sudah sangat siap menanti kelahiran buah hati karena sudah ada penjamin kesehatan untuknya dan calon bayi yang akan lahir nanti.
“Kalau cek ke Dokter diusia kandungan 8 bulan ini sih masih aman, bisa melahirkan normal cuma kan kita jaga-jaga, takutnya ada apa-apa pas hari H jadi sekarang sudah ada persiapan,” tambah Siti.
Menutup percakapan Siti menambahkan bahwa pelayanan yang Ia terima pada saat pasien umum maupun setelah terdaftar sebagai Peserta JKN-KIS tetaplah sama, pelayanan yang ramah, tidak ribet dan fasilitas sarana yang nyaman. (*)






