Terkait Pembunuhan di Subang, Istri Muda Yosef Buka Suara

Mimin, istri muda Yosef ditemu di kediamannya. Foto: Pasundan Ekspres

LAMPUKUNING.ID,SUBANG-Kasus pembunuhan ibu dan anak belum berakhir kali ini Mimin, istri muda Yosef akhirnya buka suara, setelah lama memilih bungkam terkait pembunuhan di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Dilansir dari jpnn.com , belakangan, Mimin merasa cukup tertekan. Sorot mata publik seperti diarahkan kepadanya seolah-olah bertanggung jawab atas pembunuhan ibu dan anak di Kampung Ciseuti, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang.

“Nanti kebenaran akan terungkap,” katanya saat ditemui Pasundan Ekspres di kediamannya, Desa Cijengkol, Jumat (17/9).

Sejauh ini, sang istri muda sudah lima kali diperiksa Polres Subang. Penyidik meminta keterangan dirinya. Mimin memastikan akan kooperatif bila memang keterangannya dibutuhkan.

Tidak hanya soal kasus pembunuhan, Mimin mengungkapkan, beberapa tuduhan juga dialamatkan kepadanya. Terutama terkait hubungan dengan istri tua Yosef, Tuti yang disebut-sebut penuh konflik.

Bahkan kerap kali berujung ancaman lewat WhatsApp. Padahal, Mimin mengaku sama sekali tidak pernah berkomunikasi dengan Tuti maupun Amel.

Bahkan nomor telepon keduanya, Mimin tidak punya. Lalu, bagaimana dengan konflik yayasan, yang belakangan juga mengemuka dan bisa saja menjadi motif terjadinya tindak kekerasan?

Mimin sekali lagi membantah. Bahkan dia tidak aktif di yayasan yang menaungi sebuah sekolah itu, sejak 2013.

“Kalau ke yayasan, paling bersih-bersih saja. Itu juga kalau tidak ada Tuti dan Amel,” sebut dia.

Yayasan tersebut menaungi SMP dan SMK Nasional Serangpanjang.

Di yayasan, sesuai akta notaris Amel adalah sekretaris. Sementara di sekolah tersebut, Amel berposisi sebagai bendahara.

Sementara itu, pemeriksaan polisi belakangan ini mulai mengarah ke yayasan tempat Amel memiliki kedudukan cukup strategis.

Hal itu terungkap dari keterangan Kuasa Hukum Yosef yang merupakan suami korban, Rohman Hidayat.

Dia juga membuka satu nama saksi yang selama ini dirahasiakan yakni, Danu.

Danu diketahui sebagai salah satu pengurus di Yayasan Bina Prestasi Nasional. Yang dipimpin oleh Yoris, kakak dari Amel.

“Danu orang yayasan. Kemarin turut diperiksa sampai dini hari bareng pak Yosef,” kata Rohman.

Disinggung soal keterkaitan Danu dengan kasus pembunuhan tersebut, Rohman mengaku tidak mengetahuinya.

“Tanya penyidik saja kalau itu karena saya tidak mendampingi Danu,” ucap dia.

Rohman juga mengakui bahwa pada pemeriksaan di awal pekan ini, Yosef ditanyai penyidik terkait yayasan.

“Ditanya soal yayasan awal mula berdirinya bagaimana, kepengurusannya gimana dan peran-perannya seperti apa. Seputar itu,” ucap dia.

Ditanya soal pada pemeriksaan ditemukan konflik dalam kepengurusan yayasan, Rohman yang mendampingi Yosef selama pemeriksaan menyebut bahwa tidak ada perselisihan.

“Jadi bukan tidak ada ya, sejauh ini dalam pemeriksaan memang belum ditemukan soal konflik dalam pengurusan yayasan,” kata dia.

Seperti diketahui, kasus pembunuhan ibu dan anak di Kabupaten Subang telah satu bulan dan belum terungkap pelakunya.

Kasus pembunuhan ini, diketahui publik mulai 18, Agustus 2021. Dan hingga kini, polisi masih belum menetapkan tersangka. (pasundan ekspresekspres/*) 

Sumber :jpnn.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *