LAMPUKUNING.ID, KOTAJAMBI, – Walikota Jambi, Maulana, menyatakan bahwa Kampung Bantik di Ulu Gedong, Kecamatan Danau Teluk akan dijadikan kawasan tematik berbasis Melayu kuno.
Hal ini disampaikannya saat memimpin FGD pembahasan dan pembangunan Kammpung Batik di Kelurahan Ulu gedong, Danau Telukm
“Kawasan 2 Kecamatan (Pelayangan dan Danau Teluk) itu akan kita kembangkan menjadi kawasan tematik berbasis Melayu kuno,” kata Walikota Maulana, Selasa 20 Januari 2026.
Beliau menambahkan bahwa, outline pengembangan kawasan ini telah dipaparkan di Unesco.
Walikota Maulana menjelaskan bahwa, pengembangan Kampung Bantik akan dilakukan secara berkesinambungan dan melibatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.
“Pemberdayaan ekonomi itu penting, kalau masyarakat tidak dilibatkan dan tidak mendapatkan manfaat secara langsung, program ini tidak akan jalan,” katanya.
Beliau menambahkan bahwa, pengembangan Kampung Bantik akan meliputi pembangunan rumah adat Melayu, pusat kuliner Melayu, dan game house.
“Rumah-rumah tua akan disulap menjadi castle yang standarnya 5 turis bisa nginep di sana,” katanya.
Walikota Maulana juga menyatakan bahwa, pengembangan Kampung Bantik akan diintegrasikan dengan pengembangan Danau Teluk secara tradisional.
“Nanti ada jadwal paket-paket wisata yang integratif, misalnya paket 2 malam mengikuti kehidupan Melayu,” katanya.
Beliau menambahkan bahwa, pengembangan Kampung Bantik akan melibatkan masyarakat lokal dan akan difokuskan pada pemberdayaan ekonomi dan pelestarian budaya Melayu.
“Kita akan narasikan kehidupan Melayu yang komprehensif, mulai dari bangun pagi sampai tidur malam,” katanya.(Lk09/Adv)






