Bupati Bungo H.Mashuri Resmi Membuka Rembug Stunting

foto acara rembug stunting bungo

MUARA BUNGO, LAMPUKUNING.ID
Bupati Bungo H. Mashuri, SP, ME, yang diwakili Kepala Bappeda Kabupaten Bungo menghadiri dan sekaligus membuka acara Rembug Stunting Strategi Konvergensi percepatan penurunan Stunting di Bungo.

Hadir pada kesempatan ini Ketua TP PKK Kabupaten Bungo Hj. Dr. Verawaty Mashuri, S.Pd,. M.Pd, kepala OPD, Camat, Kabid.

Sambutan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo menyampaikan bahwa pada tahun 2022 Bungo ditetapkan sebagai Kabupaten stunting dalam upaya percepatan permasalahan Stunting, di Provinsi Jambi. Berdasarkan hasil survei tahun 2021 mencapai 22.4% di Provinsi Jambi dengan angka lebih tinggi dari Provinsi 22.9%.

Ini dibandingkan dengan hasil survei pada tahun 2019 Kabupaten Bungo 27.5% artinya dalam waktu 3 tahun Bungo berhasil menurunkan stunting sebesar 4.6% maka stunting masih perlu perhatian khusus.

Masalah stunting dianggap kronis lebih dari 20% berarti Bungo masih dalam posisi yang layak.

Kepala Bappeda Bungo menyampaikan untuk menanggulangi masalah stunting di Bungo dilakukan dengan program-program yang dirancang dapat terealisasi. Ini sesuai dengan surat Sekretariat Wakil Presiden RI bahwa Bungo menjadi salah satu fokus penanganan stunting di Provinsi Jambi. Oleh karena itu pemerintah daerah melakukan aksi percepatan pencegahan stunting secara terintegrasi lintas sektor. Baik itu pemerintah daerah, pemerintah dusun, masyarakat, perusahaan, pelaku usaha, akademisi, hingga organisasi profesi.

Diketahui bahwa meskipun dalam kondisi pandemi Covid 19 upaya menekan angka stunting membuahkan hasil. Yaitu angkanya menurun dari 27.5% tahun 2021 menjadi 22% tahun 2022. “Insyaallah kita upayakan sampai menurun terus dan mudah-mudahan tahun 2024 bisa 18%,” pungkasnya mengakhiri sambutannya.(**)