H Mashuri: Merangin Akan Miliki Produk Air Minum Kemasan

MERANGIN, LAMPUKUNING.ID – Kabupaten Merangin akan memiliki produk air minum kemasan, yang sumber airnya berasal dari segarnya air pegunungan-pegunungan yang banyak tersebar di sejumlah kecamatan.

Bacaan Lainnya

Untuk mewujudkan rencana itu, Bupati Merangin H Mashuri bersama Staf Ahli H Firdaus, Kepala Balitbang Dedy Darmantias, Direktur PDAM Tirta Merangin Zuhdi dan Kadisperindag Ladani, melakukan studi tiru ke Kota Solok, Sumbar, Rabu 13/04/2022.

Rombongan bupati disambut ramah oleh Walikota Solok Zul Elfian Umar bersama Sekda Solok Syaiful dan Staf Ahli Bupati Kusfofer serta Direktur PDAM Sokok Eka di rumah dinas walikota.

‘’Ahlamdulillah silaturahmi kami diterima penuh keakraban oleh Pak Wali dan jajarannya. Kami langsung diajak turun ke lokasi pembuatan produk air minum kemasan milik Pemkot Solok,’’ujar Bupati.

Dari penjelasan yang dilakukan tim Pemkot Solok, bupati sangat yakin air minum kemasan sumber air pegunungan itu, bisa diproduksi di Kabupaten Merangin yang memang kaya akan sumber air pegunungan.

‘’Merangin sangat potensial sekali memiliki produk air minum kemasan. Ini jelas akan mempu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Merangin dan kita akan terus menggali potensi-potensi lainnya untuk meningkatkan PAD ini,’’jelas Bupati.

Selain itu pada kunjungan kerja bupati ke Kota Solok tersebut, Merangin juga banyak belajar tentang pengelolaan Usaha Makro Kecil Menengah (UMKM) Kota Solok yang cukup berhasil.

Terpisah Walikota Solok Zul Elfian Umar, saat dikonfirmasi Kominfo News merasa sangat tersanjung atas kunjungan kerja yang dilakukan bupati Merangin bersama rombongan tersebut.

‘’Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami. Kunjungan kerja Pak Bupati Merangin ini akan kami tindaklanjuti dengan kunjungan kerja balasan ke Kabupaten Merangin,’’terang Walikota Solok.

Pemerintah Kota Solok lanjut Walikota, nanti akan juga banyak belajar dengan Kabupaten Merangin. ‘’Nanti kita lihat apa yang bisa kita adopsi dari Merangin. Tidak hanya soal UMKM, tapi juga pengelolaan wisata dan pertanian,’’jelas Zul Elfian Umar.
(LK03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *