Kota Jambi Turun PPKM Level I

LAMPUKUNING.ID, KOTA JAMBI – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan intruksi mendagri (Inmendagri) nomor 58 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, Level 2, dan Level 1.

Bacaan Lainnya

Dalam intruksi itu disebutkan PPKM di Kota Jambi turun menjadi Level I dari sebelumnya Kota Jambi ditetapkan sebagai daerah PPKM level II.

Kepala Dinas Kominfo Kota Jambi, Abubakar mengatakan seiring dengan Inmendagri nomor 58 tahun 2021 tersebut, Kota Jambi ditetapkan sebagai daerah PPKM Level I turun dari sebelumnya PPKM Level II.

Hal tersebut kata Abubakar, sejalan dengan upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Jambi dalam penerapan kebijakan terkait penanganan Covid-19 di Kota Jambi. Kini kasus Covid-19 di Kota Jambi sangat jauh menurun, tersisa hanya 5 kasus aktif yang masih dalam perawatan.

“Turunnya kasus tersebut karena kebijakan Walikota Jambi yang sebelumnya melakukan pengetatan mobilitas masyarakat pada Agustus lalu, alhamdulillah hasilnya sangat baik. Terjadi penurunan kasus yang signifikan, sehingga kegiatan masyarakat kembali diperlonggar,” kata Abubakar, Selasa, (9/11).

Lanjut Abu, terkait dengan penetapan Kota Jambi menjadi PPKM Level I tersebut, pihaknya tetap akan mengikuti kebijakan sejalan dengan Inmendagri.

“Artinya masyarakat tetap harus menahan diri. Tidak boleh euforia terkait kondisi ini. Harus tetap disiplin dan patuh protokol kesehatan. Demi kesehatan dan kebaikan bersama,” imbuhnya.

Kini, sebut Abubakar upaya pemerintah Kota Jambi masih terus mengejar capaian vaksin untuk dosis kedua bagi masyarakat. Kondisi terkini capaian vaksin dosis kedua sudah diatas 70 persen.

“Ini terus dikejar, hingga capaiannya sejalan dengan dosis pertama. Dari capaian tersebut akan ada kebijakan untuk masuk area publik wajib menunjukan bukti vaksin dosis kedua,” katanya.

Sebelumnya, Walikota Jambi, Syarif Fasha mengatakan Pemerintah Kota Jambi akan meningkatkan syarat untuk masyarakat yang berkunjung ke area publik, seperti mall, restoran dan tempat lainnya.

“Syarat yang mulanya ditetapkan pengunjung tempat area publik hanya diwajibkan menunjukan sertifikat vaksin dosis pertama, namun kini akan diberlakukan wajib sertifikat vaksin dosis kedua”

Kata Fasha, saat ini Kota Jambi untuk vaksin dosis pertama sudah 97 persen dan vaksin dosis kedua sudah 73 persen.

“Kami sudah rapat dengan satgas, tadinya  syarat masuk area publik seperti mall, restoran hanya vaksin dosis pertama saja. Tapi kedepan rencananya akan kita terapkan wajib vaksin dosis kedua,” kata Fasha.

Kata dia, saat ini persentase vaksin dosis kedua di Kota Jambi sudah diatas 70 persen. Hal itu diterapkan karena ada indikasi masyarakat yang hanya ingin vaksin dosis pertama saja untuk syarat masuk area publik.

“Padahal vaksin ini harus berkesinambungan antara dosis pertama dan kedua,” imbuhnya. (LK07)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *