Manfaat BPJS Kesehatan Semakin Dirasakan oleh Masyarakat: Operasi Usus Buntu Suami Yesi Lancar Tanpa Halangan

LAMPUKUNING.ID,MUARA BUNGO- Hingga kini kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat. Program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan dengan penyediaan layanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) semakin membaik melalui tranformasi mutu layanan. Hal itulah yang dirasasakan oleh Yesi Karlina (32) dan keluarga.

Bacaan Lainnya

Yesi adalah salah satu warga Sungai Mengkuang Kabupaten Bungo yang telah terdaftar sebagai peserta JKN sejak tahun 2016. Sejak terdaftar sebagai peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri kelas 2, Yesi sempat beberapa kali menggunakan layanan kesehatan dari Program JKN hingga saat ini kembali Yesi dibantu oleh Program JKN untuk membiayai pengobatan suaminya.

“Suami saya mengeluhkan sakit di bagian perutnya sehingga segera dibawa ke IGD rumah sakit. Tanpa prosedur yang merepotkan, suami saya langsung ditangani oleh tenaga medis. Suami saya katanya harus menjalani prosedur operasi usus buntu agar kondisinya tidak bertambah parah.

Alhamdulillah, pelayanan Program JKN dapat digunakan pada kondisi apapun yang penting kita sudah terdaftar terlebih dahulu sebagai peserta JKN. Buktinya, ketika suami saya harus dilarikan ke IGD semua prosesnya mudah, cepat dan setara. Tidak perlu ada fotokopi berkas dan urusan administrasi yang lama,” ujar Yesi, Senin (11/09).

Operasi usus buntu adalah prosedur medis yang dijalani oleh suami Yesi di Rumah Sakit Jabal Rahmah Medika Kabupaten Bungo beberapa waktu lalu. Yesi bersyukur di saat keadaan kondisi suaminya yang tidak lagi stabil, rumah sakit segera menindaklanjutinya dengan sigap tanpa mempersulit dalam hal administrasi.

Sadar akan manfaat pelayanan Program JKN, Yesi menyampaikan bahwa selain telah terdaftar sebagai peserta JKN, masyarakat juga harus rutin membayar iuran setiap bulannya sehingga kepesertaan JKN bisa selalu aktif dan dapat digunakan kapan pun.

“Selain pentingnya terdaftar sebagai peserta JKN tentunya perlu memperhatikan keaktifan kepesertaan JKN dengan rutin membayar iurannya setiap bulan. Bagaimanapun prinsip Program JKN yaitu gotong royong, saya sadar bahwa pelayanan kesehatan bagi peserta JKN tidak dibedakan dengan pasien umum.

Pemerintah sudah menyediakan program ini untuk memberikan kepastian jaminan kesehatan bagi kita. Jadi sudah seharusnya kita juga sadar untuk menjalankan kewajiban kita sebagai peserta JKN jika ingin memperoleh hak kita saat butuh pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Menurut Yesi, pelayanan rumah sakit sigap dan tanggap, urusan administrasi yang harus dilalui juga mudah dan cepat. Di akhir perbincangan, Yesi menyampaikan harapannya akan keberlangsungan Program JKN agar tetap hadir karena ia sendiri telah merasakan manfaatnya.

Tidak lupa, Yesi juga berterima kasih kepada Program JKN karena telah menjamin pelayanan kesehatan yang dibutuhkan oleh suaminya. Ia juga berterima kasih kepada masyarakat yang rutin membayar iuran dengan saling bergotong royong membantu sesama.

“Penjelasan dari dokter juga sangat informatif dan juga tidak ada tambahan biaya untuk pembelian obat di luar. Semuanya sudah ditanggung melalui Program JKN.

Semoga Program JKN terus ada karena jaminan kesehatan itu penting dan sakit itu tidak bisa diprediksi. Oleh karena itu, kita semua harus memiliki jaminan untuk menjamin pelayanan kesehatan pada saat dibutuhkan selain itu dengan gotong royong membayar iuran Program JKN sama juga dengan saling membantu sesama,” tutur Yesi sambil tersenyum.(AS/ss)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *