Ekspresi Remaja

Masjid At-Taqwa, Dusun Tanjung Agung Perlu Perhatian

Menara Masjid At-Taqwa di Kampung Pancuran Gading, Dusun Tanjung Agung, Kecamatan Muko- Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo

 

Penulis : Veri /Mahasiswa IAI Yasni Bungo

Masjid adalah rumah tempat ibadah umat islam atau muslim, masjid artinya tempat sujud. Seperti halnya masjid At-Taqwa yang terletak di Kampung Pancuran Gading, Dusun Tanjung Agung, Kecamatan Muko- Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, masjid ini didirikan pada tahun 1989 oleh masyarakat dengan biaya pembangunannya dari hasil swadaya (iuran).

Seiring dengan waktu yang berjalan, masjid itupun mulai dipenuhi oleh jama’ah, dan kondisi masjid mulai tidak bisa lagi menampung para jama’ahnya yang kian bertambah,  apalagi bangunan masjid sudah mulai rapuh dimakan usia. Melihat kondisi masjid seperti itu maka masyarakat mengusulkan pambangunan masjid baru kepada kepala Desa Tanjung Agung  H.Dasuki yang manjabat waktu itu.

Maka usulan masyarakat  diterima oleh H.Dasuki. selaku Kepala Desa yang menjabat H.Dasuki melakukan musyawarah bersama masyarakat terkait tentang pembangunan masjid  At-Taqwa tersebut. Namun pada waktu itu masyarakat kesulitan mencari lokasi untuk pembangunan masjid, karena tanah yang luas pada waktu itu sulit didapatkan karena masyarakat setempat tidak ada yang mau menjual tanah nya.

Dikarenakan kesulitan mencari lahan untuk pembangunan masjid maka H.Dasuki mengambil inisiatif dan mengatakan  kepada masyarakat bahwasanya ia dan tokoh masyarakat pada tahun 1989 telah membeli tanah dari iuran dari kelompok yasin untuk  pambangunan pemakaman bagi masyarakat, lalu H.Dasuki mengajak masyarakat untuk musyawarah  kembali terkait pembangunan masjid At-Taqwa tersebut, dari hasil musyawarah tersebut timbulah kesepakatan dimana tanah yang H.Dasuki beli untuk pembangunan makam tersebut  dihibahkan untuk pembangunan masjid,

Pada tahun 1990 masjid At-Taqwa mulai dibangun secara  bertahap diatas lahan dengan luas  80 m X 90 m yang terletak tidak jauh dari pemukiman warga. Pembangunan masjid yang baru diawali dengan pemasangan pondasi dengan menggunakan iuran dari masyarakat yaitu per Kepala Keluarga (KK)

Namun pada saat itu pembangunan masjid tersebut sempat terhenti beberapa tahun  karena dana iuran dari masyarakat sudah habis, maka H.Dasuki yang juga pengurus masjid kembali mengadakan iuran per KK  dan juga termasuk pengajuan provosal kepada dornatur-dornatur yang ada di Kabupaten Bungo,

H,Dasuki juga mengatakan bahwa kami juga mengajukan sampai kepada Kementrian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) tentang adanya pembangunan masjid At-Taqwa, Alhamdullillah pada waktu itu dari Kemenag RI keluar lah bantuan sebesar Rp.60.000.000, dan dari Kantor Wilayah Kemenag Jambi pun juga keluar kata beliau, maka pada pada tahun 2009 pembangunan masjid At-Taqwa kembali dilanjutkan dengan cara bertahap, sampai masjid tersebut berdiri saat sekarang ini,

“Total dana yang telah di gunakan dalam pembangunan masjid At-Taqwa mulai dari pembangunan gedung,pagar, tempat berwuduk,dan isi masjid dari awal sampai saat sekarang ini, itu sekitar Rp.1,8 milyar dana yang di habiskan untuk pembangunan masjid ini,kemudian pada awal tahun 2019 kami kembali membangun manara masjid dengan ketinggian 23 meter untuk meletakan pengeras suara sehiga suara adzan berkumandang terdengar dengan jelas oleh masyarakat banyak”ujar H.Dasuki.

H.Dasuki menuturkan  “saat sekarang pembanguanan manara tersebut terhenti karena kurang nya dana untuk pembangunan manara tersebut , dana yang di butuh kan untuk pembangunan manara dengan ketinggian  23 m tersebut, membutuh kan dana sekitar Rp 80.000.000 untuk membangun manara itu sampai selesai”, tuturnya.

‘Pembangunan manara saat sekarang ini belum sampai separuh nya kata pengurus masjid karena dana masjid At-Taqwa  saat sekarang sudah habis, kami juga kembali  melakukan iuran kepada masyarakat , dan juga mengajukan beberapa  provosal kepada tempat- tempat tertentu”,imbuhnya.

H.Dasuki berharap ada bantuan  para donatur-donatur yang ada di Kabupaten Bungo agar pembangunan masjid dapat dilanjutkan termasuk gapura masjid yang mana sampai saat ini belum memiliki gapura”,harapnya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2019 Lampukuning.id | PT Raja Media Siginjai

To Top