LAMPUKUNING.ID,JAMBI,– Insiden serangan siber yang menimpa Bank Jambi sempat membuat resah warga, khususnya para nasabah yang mendapati saldo rekening mereka berkurang. Menyikapi hal itu, Gubernur Jambi, Al Haris, meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing kepanikan.
Al Haris memastikan dana nasabah tetap aman dan dapat ditarik secara langsung melalui kantor cabang Bank Jambi terdekat. Untuk sementara waktu, layanan ATM dan M-Banking dinonaktifkan sebagai langkah pengamanan sekaligus mendukung proses forensik digital yang tengah dilakukan.
“Untuk saat ini masih bisa mengambil uang di Bank Jambi, hanya saja tidak menggunakan ATM,” ujarnya.
Penonaktifan sistem elektronik tersebut dilakukan menyusul investigasi bersama yang melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, manajemen Bank Jambi, serta pihak Kepolisian. Langkah ini diambil guna menelusuri sumber serangan, memperkuat sistem keamanan, serta mencegah potensi kerugian lanjutan.
Al Haris juga menegaskan bahwa hak-hak nasabah tetap menjadi prioritas utama. Ia memastikan bahwa gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) yang disalurkan melalui Bank Jambi tidak mengalami kendala.
“Gaji ASN tidak ada masalah, hanya saja tidak bisa menarik di ATM saja,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Jambi bersama manajemen Bank Jambi berkomitmen menyelesaikan persoalan ini secara transparan dan profesional. Masyarakat diimbau untuk mengikuti informasi resmi dari pihak bank dan tidak mudah percaya pada kabar yang belum terverifikasi.(Lk/Adv)








![ADI BAHASA.avi_snapshot_01.22_[2018.12.28_09.52.54] ADI BAHASA.avi snapshot 01.22 2018.12.28 09.52.54 1](https://lampukuning.id/wp-content/uploads/2018/12/ADI-BAHASA.avi_snapshot_01.22_2018.12.28_09.52.54-1.jpg)