SPBU Disegel, Hengki Kebingungan

LAMPUKUNING.ID,KOTA JAMBI-Senin 11 Januari 2021 kemarin Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi bersama pihak Pertamina segel Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Beringin yang terletak di Jl. H. Adam Malik.

Bersama awak media menemui Hengki, Manajer SPBU saat di konfirmasi awak media menjelaskan bahwa penyegelan yang terjadi kemarin pihaknya tidak mengetahui kerusakan apa yang di alami hingga Disperindag Kota Jambi datang dan langsung melakukan penyegelan.

“Saat kejadian kami langsung memanggil mekanik dan pihak Metrologi untuk melakukan pengecekan terhadap permasalahan yang rusak, apakah itu Nozzle nya atau mesinnya,” jelas Hengki, Selasa (12/01/21).

“Hari itu di segel hari itu kita langsung lakukan perbaikan dan penyegelan pun berupa penutupan sementara. Ini juga merupakan kejadian pertama kali di SPBU kita,” sambungnya.

Dirinya juga mengatakan untuk takaran toleransi bahan bakar sendiri agar bertanya langsung ke Disperindag toleransi. “Kalian tanya saja langsung ke Disperindag bagaimana prosedurnya,” bebernya.

Terkait penyegelan tersebut, awak media langsung mencoba menghubungi Kepala Dinas (Kadis) melalui telpon whatshapp, Komari mengaku hanya melakukan pemeriksaan dan pembinaan belaka.

“Kita hanya membina, dan ternyata ada temuan. Intoleransi takaran, walau hanya sedikit tetapi itu temuan dan merugikan masyarakat,” jelas Komari.

Soal manajemen SPBU ngaku tidak tahu salahnya menurut Komari hak manajemen.

“Laporan masyarakat tidak ada, kita datang pemeriksaan dan membina ada temuan. Kita tera ulang memakai alat, sudah bagus dan sesuai ambang batas.

Menurut Dewan Perwakilan Rakyat Kota Jambi Sutiono Komisi 2 daribFraksi PDI-Perjuangan Kota Jambi Pertanyakan Kinerja Disperindag Kota Jambi.

Oleh karena itu Sutiono meminta agar Disperindag kota Jambi dan Pertamina transparan soal temuan tersebut dan dibuat berita acaranya, buat juga keteranganya, “tegas Sutiono.

jangan ada yang disembunyikan di sini biar semua terang dan tidak ada yang dipertanyakan lagi tujuan Disperindag bagus tapi kalau polanya ada yang tidak benar kita luruskan segera intinya masyarakat jangan dirugikan, “punkasnya. (Rz)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *