Sudah Dua Kali Dailami Batal Berangkat Haji

LAMPUKUNING.ID, TEBO –  Kecewa sudah pasti, itulah yang dirasakan Dailami Zakaria (66) warga Desa Teluk Rendah Ilir, Kecamatan Tebo Ilir saat pemerintah mengumumkan haji tahun ini kembali ditunda.

Bacaan Lainnya

Calon Jemaah Haji (CJH) asal Tebo ini telah menunggu 12 tahun untuk melihat ka’bah dan menjalankan rukun islam yang kelima.

Dikatakan Dailami Zakaria, ia telah dua kali melaksanakan tahapan manasik haji. “pertama pada tahun 2020, namun dibatalkan keberangkatannya karena pandemi,” ujarnya.

Sementara segala urusan keberangkatan haji telah selesai semua ia urus. “seperti paspor dan juga pelunasaan keberangkatan sudah diurus,” tambahnya.

Dailami mengaku mendapatkan informasi pembatalan keberangkatan dari pemberitaan media dan dari Kementerian Agama RI. Meskipun demikian, dirinya tetap akan mengikuti keputusan pemerintah.

Sementara itu akibat pembatalan keberangkatan calon jemaah tahun ini membuat daftar tunggu semakin lama. Kepala kantor Kemenag Tebo Herman mengaku, jika mendaftar haji tahun ini di prediksi akan berangkat 30 tahun lagi. “Kita di Kabupaten Tebo itu ada 223 orang (CJH),” ujarnya.

Rencananya informasi terkait batalnya keberangakatan haji pada tahun ini segera disampaikan langsung ke CJH. (red)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *