Tak Mau Kecolongan Virus Corona 65 Orang dI Screening

Advertisement
klik untuk memperbesar

LAMPUKUNING.ID,MERANGIN-Tak mau menerima resiko yang teramat besar dari dampak penyebaran virus korona, Pemerintahan Kabupaten Merangin pada lewat tengah malam lakukan screening Tes suhu tubuh terhadap warga merangin yang baru kembali dari ziarah di pulau Jawa.

Bertempat di halaman kantor Bupati Merangin pada Rabu 25/03/2020 pukul 02.00, 65 orang warga merangin yang tergabung di dalam tablig Jam’iyyah Mujahadah Jum’at Kliwon yang baru pulang dari melakukan Ziarah Auliya’ Ulama Habaib di lakukan pemeriksaan.

Baca juga

Advertisement
klik untuk memperbesar

Tidak tanggung tanggung setiap orang yang keluar dari dua bis yang mengangkut 65 jama’ah tetsebut, akan di data dan di ukur suhu tubuhnya, tidak ketinggalan 5 orang kru Bis tersebut juga di scerening tes

Ke 65 orang yang merupakan warga dari kecamatan Tabir Selatan, tepatnya berasal dari Desa Mekar Jaya dan Desa Rawa Jawa yang melakukan ziarah ke makam Wali Songo di Pulau Jawa terdiri Wanita, Pria dan juga terdapat anak anak.

Di dalam Screening tes yang di lakukan oleh Dinas kesehatan dan Tim Medis, Pemkab merangin melalui Dinas PBPD, Pihak keamanan Polres Merangin, anggota Dandim 0420/Sarko dan juga SatPol PP turut membantu proses kegiatan tersebut.

Afda’i, Kadis Kesehatan Kabupaten Merangin
Di sela kegiatannya tersebut menjelaskankan bahwa ke 65 orang tersebut suhu tubuhnya di bawah 38°c.

“Karena ke 65 orang ini telah melakukan perjalan ke daerah yang terjangkit virus korona, maka kita mau tak mau walau hampir subuh, kita harus menscreening tubuh mereka, sebelum mereka pulang kealamat nya, hasilnya suhu tubuh mereka tidak ada yang diatas 38°c”

Lenih lanjut Afda’i menjelaskan bahwa kelima orang ini akan terus di pantau

“Walaupun suhu mereka masih diambang normal, namun ke 65 orang ini masih tetap di lakukan pengawasan”

Ke 65 orang Jama’ah tersebut akhirnya di perbolehkan pulang ke alamatnya masing masing dengan tetap menggunakan bis, namun dalam batas waktu tertentu mereka di haruskan untuk tidak berantaraksi secara langsung dengan warga lain.
(“Bas.R”)

Pos terkait