Tomi: Istri Melahirkan Dibantu Kartu Sakti Ini

LAMPUKUNING.ID, BUNGO – Suasana Pandemi yang mengkhawatirkan membuat semua masyarakat makin sadar dan waspada akan Protokol Kesehatan mereka, termasuk fasilitas kesehatan yang sehari-hari menangani pasien berbagai macam penyakit.

Beberapa bulan lalu, Tomi (31) menceritakan pengalamannya pada saat sang istri tercinta harus  melahirkan ditengah Pandemi dimana harus lebih waspada apabila harus keluar rumah.

Bacaan Lainnya

“Karena masih dalam masa Pandemi begini dan semua rumah sakit menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat bahkan setingkat bidan desa pun, Prokes juga dijalankan begitu ketat,” cerita Tomi, Senin (02/08).

Rasa khatir yang diraskan Tomi tentu sangat berdasar mengingat suasana Pandemi disarankan setiap orang untuk dirumah saja dan menjaga protokol kesehatan ketat, serta Hari Perkiraan Lahir (HPL) sang istri pun berdekatan dengan Hari  Raya Idul Fitri kala itu.

“Sudah dekat  istri mau lahiran tapi keadaan lagi musim Covid begini masih ragu dibawa  ke rumah sakit. Mana waktu itu seminggu lagi lebaran, tentu sedang banyaknya pengeluaran dan keuangan sudah mulai menipis,” tambah Tomi.

Selanjutnya Tomi menyambung ceritanya bahwa Ia andalkan JKN-KIS yang Ia dan Istri punya untuk membantu persalinan sang istri.

“Berbekal kartu ”sakti” ini, saya berangkat penuh harap saat membawa istri melahirkan di bidan  desa hari itu. Alhamdulillah, semua berjalan lancar dan juga persalinan istri saya. Setelah proses persalinan selesai, saya tanyakan ke bidan desa berapa biayanya tapis ama sekali tidak ada biaya alias gratis,” kenangnya penuh haru.

Tomi merupakan salah satu dari Peserta segmen Peserta Penerima Upah (PPU) yang betul-betul memanfaatkan JKN-KIS dan sangat terbantu dengan hadirnya Program ini.

“Saya dan istri sangat terbantu sekali, Insya Allahsetelah ini kalau ada rezeki saya akan daftarkan orang tua saya, kemarin sudah daftar dari Perusahaannya, tapi sekarang tidak lagi bekerja mungkin besok daftar mandiri saja,” tutup Tomi. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *