Trafficlight Banyak Konslet, Arus Lalu Lintas Semrawut

foto lampukuning id 2

LAMPUKUNING.ID,KOTA JAMBI-Beberapa pekan terakhir arus lalu lintas pada pertigaan Jalan Telanai, Simpang Bangunan kerap terjadi kemacetan. Kesemrawutan jalan terjadi karena trafficlight dikawasan tersebut mati, sehingga  kendaraan saling mendahului untuk melintas. Kemacetan pada kawasan itu terjadi saat jam sibuk, terutama pada sore hari ketika waktu masyarakat pulang kerja.

Selain pada lampu merah itu, lampu merah Simpang Broni juga tidak menyala optimal. Sehingga pengendara kerap kebingungan.

Sahrul, salah satu warga yang kerap melintasi kawasan tersebut mengatakan, kondisi trafficlight yang mati itu sudah cukup lama. Sudah terjadi lebih kurang 1 bulan terakhir.

“Arus lalu lintas terlihat semrawut karena tidak ada lampu pengatur lalu lintas. Petugas berjaga juga tidak ada. Kalau rusak, harusnya segera diperbaiki,” kata Sahrul, kemarin (20/9).

Akibatnya sebut Sahrul, pernah terjadi kendaraan yang bersenggolan karena saling mendahului untuk melintas.

“Pernah juga sama-sama pengguna jalan ribut karena senggolan,” sebut Sahrul.

Terkait hal itu, anggota Komisis III DPRD Kota Jambi Junedi Singarimbun mengatakan, Dinas Perhubungan Kota Jambi dalam hal ini yang memiliki tanggung jawab harus segera melakukan perbaikan pada kerusakan trafficlight tersebut.

“Harus segera diperbaiki, sarparas itu harus dibenahi. Biayanya disiapkan, peralatan cadangannya harusnya disiapkan. Jangan sampai begini, terlalu lama dibiarkan,” kata Junedi.

Lanjut Junedi, jika trafficligh itu rusak, tidak ada alasan bahwa Dinas Perhubungan Kota Jambi tidak ada anggaran dan tidak memiliki komponennya.

“Itu harusnya sudah dipersiapkan,” sebutnya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi, Saleh Ridha mengatakan, untuk lampu merah telanaipura tersebut ada kabel dibawah tanah yang mengalami masalah.

“Itu memang lampu merah lama, umur kabelnya juga sudah tua,” kata Saleh, kemarin (20/9).

Saleh mengaku, sering dilakukan perbaikan pada lampu merah tersebut, namun setelah dilakukan perbaikan dan terjadi hujan maka lampu merah tersebut kembali konslet.

Untuk itu sebut Saleh, perbaikan harus dilakukan pembongkaran untuk melihat kondisi kabel yang tertanam didalam tanah tersebut.

“Sudah beberapakali diperbaiki, bagus sebentar tapi mati lagi. Karena mungkin ada yang lepas kabel bawah tanahnya,” katanya.

Saleh mengaku, hari ini (kemarin, red) mulai dilakukan pembongkaran untuk perbaikan trafficlight tersebut.

“Hari ini (kemarin, red) mulai dibongkar untuk dilakukan pekerjaan. Diperkirakan pekarjaan memakan waktu 1 semingggu. Dalam masa pekerjaan, kita akan menempatkan petugas pada pagi dan sore untuk mengatur lalu lintas disana,” pungkasnya.(LK07)