
LAMPUKUNING.ID,BATANGHARI – Bupati Batanghari, Ir H Syahirsah Sy, pantau langsung rapid test sejumlah pengajar di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Aufa dikawasan Ness Desa Sungai Buluh, Kecamatan Muarabulian, Selasa (16/6).
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, Ketua TP-PKK Kabupaten Batanghari, Perwakilan DANDIM 0415 Batanghari, Kapolsek Muarabulian, serta undangan lainnya.
Rapid test terhadap pengajar di Pompes Darul Aufa ini sebagai tindak lanjut kesepakatan Bupati Syahirah bersama pihak ponpes-ponpes di Kabupaten Batanghari sebelum memulai aktivitas mengajar ditatanan baru.

Kegiatan serupa juga akan dilakukan dilakukan di Ponpes lainya. Dalam hal ini, Bupati Syahirsah telah meminta Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Batanghari, untuk dilibatkan dalam rapid test tersebut.
Pada tahap pertama yang dilaksanakan di Ponpes Darul Aufa ini, setidaknya ada 18 orang yang rapid test. 18 orang diantaranya, 17 orang pengajar atau tenaga pendidik dan satu orang pimpinanan Ponpes Darul Aufa.
Bupati Syahirsah mengatakan, kegiatan rapid test disetiap Ponpes yang ada di Batanghari salah satu syarat yang sudah di sepakati bersama dengan pihak ponpes-ponpes di Kabupaten Batanghari sebelum memulai aktivitas mengajar.
“Perlu juga di ketahui sebenarnya para guru juga meminta agar para santrinya di rapid test. Namun, keadaan tidak memungkinkan. Sebab kapasitas alat yang ada hanya berkisar 500an, sedangkan Santri dan Santriwati di Batanghari mencapai 5000 orang, ” ujarnya
Selain melaksanakan rapid test, pihak pondok pesantren Darul Aufa juga menerima bantuan berupa beras dari salah satu Perusahaan di Kabupaten Batanghari dan masker kain dari TP-PKK Kabupaten Batanghari.(Ags)






