Cabai Merah Tembus Rp120 ribu per Kilogram, Waspadai Kenaikan Harga Ayam Ras

IMG 20220705 WA0004 1

LAMPUKUNING.ID,KOTA JAMBI– Kebutuhan bahan pokok di Kota Jambi mulai merangkak naik. Kebutuhan pokok itu memang sudah lama terpantau naik, bukan terjadi saat mendekati Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah. Terutama cabai dan bawang merah.

Hal itu diketahui setelah Pemerintah Kota Jambi bersama unsur Foemkomoinda meninjau harga kebutuhan pokok di pasar tradisonal dan juga gudang pangan, Senin (4/7).

Pantauan tim di Pasar Rakyat Handil, harga cabai merah tembus Rp120 ribu per kilogram, sementara cabai rawit Rp110 per kilogram, dan cabai rawit setan (cabai geprek) Rp110 per kilogram.

“Hari ini memang harga cabai naik lagi,” kata Eli, salah satu pedagang cabai di Pasar Rakyat Handil.

Eli mengaku tidak tahu penyebab naiknya harga cabai tersebut. Yang jelas sebut Eli, mahalnya harga cabai tersebut sudah terjadi lebih dari 1 bulan belakangan ini.

“Modalnya memang mahal, tidak mungkin kita jual murah,” kata Eli.

Desi, pedagang lainnya mengaku, dengan melambungnya harga cabai tersebut kata Desi, memang daya beli masyarakat terhadap cabai menurun cukup signifikan.

“Tidak ada lagi yang beli banyak, cuma beli dikit-dikit,” katanya.

Setelah dari Pasar Kebun Handil, Tim melanjutkan sidak ke gudang sembako PT Dunia Aneka Usaha (Gudang Dua Angsa) yang berada di Paal Merah, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi.

Kepada wartawan, Hadi Komisaris PT Dunia Aneka Usaha (Gudang Dua Angsa) mengatakan, jika stok beras di gudangnya ada 500 ton.

“Beras sangat aman, karena di wilayah produsen (Lampung, Palembang, Jawa dan Sulawesi) tengah banyak petani yang panen. Jadi stok aman. Harga beras sekitar Rp10 ribu per kilo. Kita di gudang ini ada 7 merk beras yang kita jual,” kata Hadi.

Dia menambahkan, untuk minyak goreng merk rose brand dijual dengan harga Rp18 ribu per liter di gudangnya. “Khusus merk itu saja, stok ada 20 ton. Tepung juga ada di sini,” katanya.

Usai dari gudang PT Dunia Aneka Usaha (Gudang Dua Angsa), tim melanjutkan sidak ke Mall Jamtos. Disana harga sembako dan kebutuhan bahan pokok relatif sama dengan pasar tradisional.

Kepada wartawan, Sekeretaris Daerah Kota Jambi, A Ridwan mengatakan, tujuan pihaknya melakukan peninjauan sejumlah pasar dan gudang bahan pokok di Kota Jambi untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Idul Adha ini.

“Ada beberapa komiditi yang memang terjadi kenaikan harga, yakni cabai dan bawang merah,” kata A Ridwan, usai melakukan peninjauan di Pasar Rakyat Kebun Handil.

Tingginya harga cabai dan bawang merah tersebut kata Ridwan, tidak hanya terjadi di Kota Jambi. Namun rata terjadi disemua daerah di Indonesia.

“Ini juga terjadi di daerah lain, akibat pasokan yang memang kurang, juga cuaca ekstrim sehingga panen petani tidak maksimal,” imbuhnya.

Sementara untuk stok beras sebut Ridwan, berdasarkan data Bulog, untuk kebutuhan Kota Jambi menjelang Idul Adha mendatang dalam kondisi aman.

Ridwan mengatakan, yang kini menjadi kekhawatiran pihaknya, terjadi kenaikan harga ayam ras menjelang Idul Adha nanti.

“Kita akan mengambil langkah, yakni melakukan operasi pasar, seperti minyak, daging beku, sehingga harga bisa stabil. Kita terus mengamati harga bahan pokok untuk menekan inflasi,” tuturnya.(LK07)