Hotel Abadi ‘Nyicil’ Bayar Tunggakan Pajak, PT EBN Belum Lakukan Pelunasan

 

Bacaan Lainnya

LAMPUKUNING.ID,KOTA JAMBI– Hingga kini PT Eraguna Bumi Nusa (EBN) belum juga melunasi tunggakan pajak. Tunggakan pajak pengembang Pasar Angso Duo Baru itu nilainya hampir mendekati Rp1 miliar. Selain EBN, managemen Hotel Abadi Jambi juga belum melunasi tunggakan pajaknya.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi, Nella Ervina mengatakan, sepekan lalu pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan PT EBN dan managemen Hotel Abadi. Pada pertemuan itu, pihak PT EBN pada prinsipnya siap iluntuk melunasi pajaknya pada Juni ini.

“Sampai saat ini memang belum diangsur. Mereka berjanji untuk membayar lunas langung dengan batas waktu akhir bulan ini, tidak dengan cicil,” kata Nella Ervina.

Kata dia, PT EBN meminta keleluasaan sampai akhir bulan Juni 2022 ini. Sementara itu, untuk Hotel Abadi, Nella mengatakan ada dua tunggakan pajak yang belum disetorkan oleh managemen. Diantaranya adalah pajak hotel dan restoran.

“Mereka tidak diberi keringanan pajak. Mereka harus tetap melunasi tunggakan pajaknya. Mereka (Abadi Group) siap mencicil 12 kali. Kami memang masih menunggu iktikad baik dari mereka. Kita lihat nanti Bulan Juli 2023 itu harus lunas,” jelasnya.

Sejauh ini, dua penunggak pajak ini tidak diberikan keringanan atau diskon pembayaran pajak. Hanya saja diberi keleluasaan sesuai dengan periode yang telah disepakati.

Diketahui PT EBN menunggak pajak parkir senilai Rp248 juta dan PBB Rp600 juta.

Nella Ervina menambahkan, kedepannya akan dilakukan uji petik ulang pada parkir di pasar Angso Duo yang dikelola oleh PT EBN.

“Pihak PT EBN bersedia untuk dilakukan uji petik kembali, juga berjanji menjaga alat parkir supaya tidak rusak. Persoalan Angso Duo adalah tunggakan parkir. Dari 2021 sampai 2022 ini belum disetorkan pajak parkirnya. Juga PBB ” kata Nella.

Sementara untuk Abadi Group (Hotel Abadi Suite,red) total tunggakan pajak mencapai Rp4 miliar. Managemen hotel diketahui pernah berkirim surat meminta penghapusan denda pajak hingga Rp1 miliar. Namun hal itu ditolak oleh Pemkot Jambi. (LK07)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *