Pasien Covid-19 di Isoter Milik Pemprov Jambi Tersisa Tiga Orang

Plt Kepala Dinkes Provinsi Jambi, Raflizar

LAMPUKUNING.ID, JAMBI – Jumlah pasien Covid-19 yang menjalani isolasi di rumah isolasi terpadu (isoter) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi kini terus mengalami penurunan. Dari dua isoter yang dimiliki kini hanya tiga orang pasien yang menjalani isolasi.

Hal tersebut menjadi bukti bahwa penanganan Covid-19 di Provinsi Jambi menunjukkan keberhasilan yang signifikan. Data diatas berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, dimana pasien menjalani isolasi di isoter milik pemprov seperti LPMP.

Bacaan Lainnya

“mereka yang menjalani isolasi ini merupakan hasil PCR positif terkonfirmasi Covid-19, dengan kondisi tersebut artinya masih ada 177 kamar yang masih kosong,” kata Plt Kepala Dinkes Provinsi Jambi, Raflizar (16/10/2021).

Raflizar mengatakan selain isoter di LPMP, di isoter Bapelkes milik pemprov kini tidak ada lagi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri. Meski begitu, ia menegaskan sebanyak 62 kamar tetap disiagakan apabila nantinya ada masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19.

“penurunan kasus seiring dengan capaian realisasi vaksinasi Covid-19 dan penerapan protokol kesehatan yang ketat di jalani masyarakat Jambi,” katanya.

Sementara itu khusus di Kota Jambi, dengan terus turunnya kasus Covid-19 membuat jumlah keterisian tempat tidur (BOR) tinggal 3 persen lagi. Angka kematian akibat Covid-19 juga tak ada lagi. Kondisi itu sudah terjadi sejak 5 Oktober lalu.

Wakil Walikota Jambi Maulana mengaku optimis bahwa Kota Jambi bisa turun level menjadi PPKM level 1.

“Saya optimis tanggal 20 nanti Inmendagri kita akan level 1,” katanya.

Lanjut Maulana, Jika PPKM di Kota Jambi menjadi level 1, maka relaksasi di Kota Jambi akan semakin dilonggarkan kembali. Salah satunya dengan membuka aktivitas publik dan wisata.

“Kita tinggal menjaga, protokol kesehatan tetap. Tetapi ekonomi harus kita dorong akan kita buka tempat wisata agar ekonomi terus bergerak,” jelasnya.

Selain itu, Maulana juga mengatakan bahwa capaian vaksinasi di Kota Jambi sudah sangat tinggi.

“Vaksin kita 94 persen untuk vaksin satu dan vaksin dua 62 persen. Semua terus bergerak untuk vaksinasi mendorong warga untuk melakukan vaksin,” terangnya. (yad)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *