Unit Reskrim Polsek Bathin II Pelayang, Ringkus Residivis Bongkar Rumah.

LAMPUKUNING.ID, – Kabupaten Bungo, Aksi pencurian yang akhir-akhir ini kerap terjadi di wilayah hukum Polsek Bathin II Pelayang, yang telah meresahkan warga Dusun peninjau Kecamatan Bathin II pelayang Kabupaten Bungo.

Bacaan Lainnya

Aksi pencurian tersebut akhirnya terungkap oleh Unit Reskrim Polsek Bathin II pelayang dengan diamankannya Pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) atau bongkar rumah,
adapun pelaku berinisial
R-J (37) petani, warga dusun peninjau Kecamatan Bathin II pelayang Kabupaten Bungo, Pada hari Selasa (29/12/2020) sekira Pukul 09:00 Wib.

Kapolsek Bathin II Pelayang IPTU. Jecki Arman Putra,SH membenarkan bahwa pihaknya melalui unit Reskrim telah berhasil mengamankan 1(satu) orang pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang menggondol 2 unit Hp dan 1 Unit Genset.

Adapun Kronologis Kejadian, Pada hari hari kamis (24/12/2020) sekira Pukul 08:00 wib, Yang mana pada saat korban berada dirumah nya dihubungi oleh saksi M-A yang mengatakan bahwa Hp miliknya dan Hp milik suaminya juga telah hilang serta 1(satu) unit mesin genset juga ikut hilang .
Barang-barang tersebut diketahui hilang sekira pkl 05:00 wib dirumah orang tua korban.
Akibat kejadian tersebut Korban mengalami kerugian sebesar Rp. 3.300.000,- (Tiga Juta tiga ratus ribu Rupiah) selanjutnya korban melaporkan ke Mapolsek Bathin II Pelayang untuk pengusutan lebih lanjut.

Berdasarkan dari laporan tersebut Unit reskrim Polsek Bathin II pelayang langsung melakukan penyelidikan di lapangan, Setelah mendapat informasi bahwa pelaku yang diduga keras sebagai pelaku pencurian tersebut berada dipinggir jalan Dusun Peninjau Kecamatan Bathin II Pelayang Kabupaten Bungo.
Dari penangkapan itu, Polisi berhasil mengamankan barang bukti
berupa 1(sat) unit Hp beserta kotak Hp.

Atas perbuatan Tersangka kini meringkuk disel tahanan Mapolsek Bathin II Pelayang guna proses hukum lebih lanjut, serta tersangka dijerat dengan Pasal 363 Kuhp Juncto pasal 480 Kuhp, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.
Perlu diketahui untuk Tersangka merupakan residivis dan Pernah dihukum pada tahin 2010 dan tahun 2014.
(Gas)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *