12 Kecamatan Kebanjiran

BANJIR: Dua anak duduk di pinggir jalan utama, yang tergenang banjir. Akibat hujan yang cukup lama, total ada 12 kecamatan terdampak banjir.

Warga Diiimbau Tetap Waspada

KERINCI – Setelah diguyur hujan lebat sejak Kamis (4/6) sore hingga malam, debit air di Sungai Batang Merao, Sungai Batang Sangkir, Sungai Air Kemantan di Kabupaten Kerinci naik. Akibatnya sembilan kecamatan terkena banjir. Terparah berada di Kecamatan Air Hangat dan Depati Tujuh.

Bacaan Lainnya

Darifus, Kepala BPBD Kerinci, mengatakan bahwa banjir hampir merata di seluruh Kerinci. Hingga Jumat (5/6) pagi, tercatat ada sembilan kecamatan yang terdampak. “Artinya lebih dari setengah kecamatan di Kerinci terkena banjir. Kalau desam tidak seluruh desa di sembilan kecamatan kena banjir, tapi dalam satu kecamatan terdampak ada beberapa desa,” jelasnya.

Lanjutnya, di Kecamatan Air Hangat dan Kecamatan Depati Tujuh, genangan air cukup lama. Misalnya di Kecamatan Depati Tujuh, banjir hingga kemarin siang masih terjadi.

Kecamatan yang terkena banjir di antaranya adalah Kecamatan Siulak, Kecamatan Siulak Mukai, Kecamatan Air Hangat Barat, Kecamatan Air Hangat, Kecamatan Air Hangat Timur, Kecamatan Depati Tujuh, Kecamatan Sitinjau Laut, Kecamatan Danau Kerinci Barat, dan Kecamatan Kayu Aro.

Untuk diketahui, salah satu desa yang paling parah terkena banjir adalah Desa Lubuk Suli, Kecamatan Depati Tujuh, dengan ketinggian air setinggi pinggang orang dewasa di beberapa titik. Air juga menggenangi jalan utama, sarana ibadah, dan juga fasilitas sekolah.

Salah seorang warga yang minta namanya tidak disebutkan mengaku harus mengungsi ke rumah tetangga, yang tidak terkena banjir. Untuk itu, Darifus mengimbau masyarakat untuk waspada, karena curah hujan masih tinggi. “Karena sampai Juli masih musim hujan. Diimbau warga selalu waspada dan jangan membuang sampah sembarangan, kalau data desa yang baru diterima BPBD sampai pukul 14.30 baru 56 desa, masih ada kecamatan yang belum ngirim data desa yang terkena banjir,” kata dia.

Harmen, Camat Air Hangat Timur saat dikonfirmasi mengatakan bahwa di Kecamatan Air Hangat Timur pada Kamis malam puluhan rumah terendam banjir seperti di Desa Kemantan Agung, Kementan  Hilir, Sungai Abu. “Puluhan rumah yang terendam,” jelasnya.

Selain itu, salah satu fasilitas objek wisata daerah di Desa Desa Sungai Medang juga rusak akibat banjir. “Tembok penahan dan jembatan menuju objek wisata rusak,” kata dia.

Banjir juga terjadi di Kota Sungai Penuh, seperti di Kecamatan Tanah Kampung, Kecamatan Hamparan Rawang, Kecamatan Koto Baru. (sap)

Sumber :jambi-independent.co

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *