CCTV Terpasang di 40 Titik Persimpangan Kota Jambi

LAMPUKUNING.ID,KOTA JAMBI- Saat ini jumlah Closed Circuit Television (CCTV) sudah terpasang di 40 titik yang tersebar di persimpangan Kota Jambi. Semua titik CCTV tersebut bakal terintegrasi ke City Operation Centre atau ruang kendali kota, yang diberi nama Jambi City Operation Centre (JCOC).

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Jambi, Abubakar mengatakan ruang tersebut merupakan ruang kendali Kota Jambi yang memantau aktivitas yang terjadi di Kota Jambi, termasuk memiliki fungsi memantau lalu lintas dengan mengimplementasikan aplikasi Area Traffic Control System (ATCS). Untuk mendukung implementasi JCOC, hampir setiap persimpangan di Kota Jambi sudah terpasang CCTV.

“Selain juga menampilkan informasi kota, JCOC juga memantau aplikasi informasi pengaduan masyarakat melalui aplikasi SIKESAL dan layanan pengaduan kegawatdaruratan melalui layanan call center 112 Kota Jambi,” kata Abubakar, Minggu (24/10).

Dia mengatakan, dari total 40 titik CCTV yang terpasang itu, ada sebanyak 23 titik persimpangan yang sudah dilengkapi dengan sistem ATCS.

“Sebanyak 11 (Sebelas) titik diantaranya sudah dilengkapi dengan instrumen¬† tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE),” kata Abubakar.

Menurutnya, pemerintah bakal menambah lagi beberapa titik CCTV di dalam kota, dengan kualitas High Definition (HD). “Kita punya rencana juga akan menambah CCTV yang bisa menjangkau banyak area. Mungkin akan diletakkan pada lokasi yang tinggi,” katanya.

Abubakar menambahkan, Pemerintah Kota Jambi juga sudah memasang dua titik CCTV di Pasar Baru Talang Banjar. Letaknya di dekat Hotel Tepian Angso dan pada jalan yang kerap dijadikan tempat jualan para Pedagang Kaki Lima (PKL).

“Rencana untuk Pasar Talang Banjar ini bakal dipasang 6 (enam) titik. Tapi sekarang baru dua titik. Pemasangan dilakukan oleh Dinas Perindag.

Kedepan bisa saja dipasang pada jalur utama atau jalan besar, kemudian pintu masuk pasar dan di dalam pasar. Ini guna memudahkan pemerintah untuk memantau pergerakan PKL yang kerap berjualan di badan jalan,” jelasnya. (LK07)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *