Lampukuning.id – Industri keuangan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir berubah dengan cepat. Digitalisasi, meningkatnya literasi keuangan, hingga tuntutan masyarakat terhadap layanan yang serba mudah membuat perusahaan keuangan harus bergerak lebih gesit. Di tengah perubahan besar ini, Astra Financial memperkuat perannya sebagai penyedia layanan keuangan terpadu melalui konsep One Stop Financial Solution — sebuah pendekatan yang menyatukan berbagai layanan finansial dalam satu ekosistem yang mudah dijangkau siapa pun.
Astra Financial merupakan divisi jasa keuangan Astra yang menghadirkan layanan One Stop Financial Solution, yang menghubungkan pembiayaan, asuransi, perbankan, layanan digital, hingga manajemen aset. Semua terintegrasi dalam satu payung layanan yang dirancang untuk mempermudah kebutuhan finansial masyarakat, baik individu, keluarga, maupun pelaku usaha.
Kinerja Astra Financial semakin mengukuhkan posisi tersebut. Pada semester I 2024, Astra Financial mencatat laba bersih Rp 4,1 triliun, tumbuh 8% dibanding tahun sebelumnya. Total aset perusahaan meningkat menjadi Rp 196,2 triliun. Dengan didukung lebih dari 22.000 karyawan, lebih dari 900 jaringan cabang, dan 32 juta pelanggan di seluruh Indonesia, Astra Financial menunjukkan kapasitasnya dalam memperluas kontribusi terhadap ekosistem keuangan nasional.
Sejalan dengan perkembangan zaman, Astra Financial menjadikan digitalisasi sebagai fondasi utama pengembangan layanan. Unit-unit seperti FIFGROUP, ACC, TAF, Asuransi Astra, Astra Life, Maucash, hingga Bank Saqu mempercepat inovasi digital melalui aplikasi mobile, integrasi data, automasi proses, dan peningkatan keamanan siber. Langkah ini dilakukan agar layanan keuangan tidak hanya cepat dan praktis, tetapi juga aman serta mampu memberikan pengalaman konsisten di semua titik kontak pelanggan.
“One Stop Financial Solution merupakan komitmen Astra Financial untuk menghadirkan layanan keuangan yang terintegrasi, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui ekosistem digital yang terus kami kembangkan, kami memastikan pelanggan memperoleh solusi finansial secara cepat, aman, dan nyaman dalam satu pintu,” ujar Suparno Djasmin, Director-in-Charge Astra Financial.
Komitmen itu tercermin dalam keikutsertaan Astra Financial pada gelaran GIIAS 2025. Melalui integrasi layanan di satu lokasi pameran, Astra Financial membukukan transaksi Rp 2,4 triliun atau 111,5% dari target, serta mencatat lebih dari 6.000 SPK dari berbagai unit pembiayaan.
Dalam rangka memperkuat inklusi keuangan nasional, Astra Financial terus menghadirkan produk yang adaptif dan mudah dijangkau. Mulai dari pembiayaan kendaraan, kredit UMKM, perlindungan asuransi, hingga layanan perbankan digital, seluruh produk dirancang untuk dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat — termasuk generasi muda dan pelaku usaha yang membutuhkan layanan cepat dan fleksibel. “Inklusi keuangan bukan hanya memperluas jangkauan layanan, tetapi memastikan masyarakat mendapatkan produk yang tepat dan bertanggung jawab,” kata Julianto Djajadi, Deputy Director Astra Financial.
Selain sektor pembiayaan, Astra Financial juga menempatkan keberlanjutan sebagai bagian penting dari strategi bisnis. Prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) diterapkan melalui edukasi literasi keuangan dan peningkatan akses perlindungan bagi keluarga muda, pelaku usaha, hingga masyarakat produktif. “Keuangan berkelanjutan adalah fondasi agar industri tumbuh bersama masyarakat. Kami berkomitmen menghadirkan perlindungan finansial yang mudah dijangkau serta edukasi pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab,” ujar Windawati Tjatur-Widayat, President Director Astra Life.
Upaya memperkuat ekosistem UMKM dan generasi produktif juga dilakukan melalui layanan digital perbankan Bank Saqu. Layanan ini memudahkan pelaku usaha mengelola transaksi, menabung, hingga mengakses pembiayaan secara modern dan terjangkau. “Lewat Bank Saqu, kami membuka ruang lebih luas bagi generasi produktif dan pelaku UMKM untuk mendapatkan akses perbankan modern dan mudah dijangkau,” ujar Andy Nahil Gultom, President Director Bank Jasa Jakarta (Bank Saqu).
Keberhasilan ini tak lepas dari fokus pada program keuangan berkelanjutan, termasuk mendorong pembiayaan ramah lingkungan, edukasi literasi finansial, serta penguatan perlindungan konsumen. Astra Financial juga berpartisipasi aktif dalam program pemerintah mengenai literasi dan inklusi keuangan, khususnya pada sektor produktif dan UMKM. Pendekatan ini membuat perusahaan tidak hanya hadir sebagai penyedia layanan, tetapi juga mitra perkembangan ekonomi masyarakat.
Melalui ekosistem yang terintegrasi, inovasi digital, serta kemudahan akses di seluruh lini, Astra Financial terus memperluas visinya sebagai solusi keuangan lengkap yang mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dengan strategi keberlanjutan yang semakin matang, perusahaan optimistis dapat menjaga kontribusi positifnya di sektor keuangan sekaligus membuka ruang inklusi lebih luas bagi masyarakat di berbagai daerah.(akhy)






