Ditipu Dukun Gadungan, Konsultan Rugi Rp1, 2 Miliar

Tersangka Zainal Arifin Syukri yang diamankan di Mapolrestabes Palembang, Minggu (26/09). Foto: humas polrestabes palembang

LAMPUKUNING.ID-Gegara mau cari rezeki yang pintas dengan modus bisa menarik uang ghoib  belasan miliar, dukun palsu Zainal Arifin Syukri kini mendekam di jeruji besi.

Dilansir dari palpos, Zainal Arifin Syukri (50) warga Jalan Prajurit Nasarudin, Kelurahan Kalidoni, Kecamatan Kalidoni ini, ditangkap anggota Unit Pidsus Satreskrim Polrestabes Palembang.

Bacaan Lainnya

Selain tersangka, anggota juga menyita barang bukti berupa buku tabungan Bank Mandiri, kartu ATM Bank Mandiri, rekening koran Bank Mandiri, rekening koran Bank Sumsel Babel, 1 Hp Samsung dan 2 sim card.

Lelaki paruh baya ini diamankan atas laporan korban inisial BAU (66), konsultan kontruksi yang berdomisili di Jalan Komplek Perum Saruni, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I Palembang.

“Benar, tersangka diamankan di rumahnya, Jumat (22/9), sekitar pukul 16.30 WIB. Dia dilaporkan atas perkara penipuan dan penggelapan,” kata Kasatreskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, Minggu (26/9).

Tri mengatakan, kasus penipuan ini terjadi pada awal Desember 2020 yang lalu. Ketika itu tersangka Zainal Arifin Syukri mengajak korban kerjasama menarik uang gaib senilai Rp.12 miliar dengan syarat korban harus menyediakan uang Rp.10 juta.

“Lalu korban setuju dan menyerahkan uang Rp.10 juta kepada pelaku. Namun beberapa hari kemudian tersangka meminta lagi sejumlah uang kepada korban dengan alasan untuk membeli bahan ritual gaib, dan korban kembali menyerahkan uang kepada tersangka,” jelasnya.

Bahkan, sambung Tri, tersangka terus membujuk dan merayu korban agar selalu memberikan uang jika dipinta untuk membeli bahan ritual seperti ayam cemani, minyak turki dan bayi perawan dengan harga mahal.

“Alhasil korban sudah beberapa kali menyerahkan uang kepada tersangka baik secara langsung maupun transfer ke rekening pelaku, sehingga mencapai total Rp1,2 miliar. Tapi hingga saat ini uang goib yang dijanjikan pelaku tidak pernah didapat oleh korban,” ungkap Tri.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 378 KUHP Jo Pasal 372 KUHP tentang tindak pidana Penipuan dan atau Penggelapan.

Sementara, tersangka Zainal Arifin  Syukri, saat diamankan di ruangan Unit Reskrim hanya terduduk lesu dan mengakui perbuatannya.

“Iya, pak. Saya ngaku bersalah,” katanya kepada penyidik Satreskrim. (Palpos/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *