Karyawan Alfamart Mendadak Teriak Histeris, Ini Penyebabnya

LAMPUKUNING.ID-Indah Melisa (26), karyawan Alfamart Hotel 929 Kota Lubuklinggau, Sabtu (26/6), sekitar pukul 11.55 WIB, mendadak berteriak histeris sambil berlari ke dalam minimarket waralaba tempatnya bekerja.

Bacaan Lainnya

Belakangan diketahui alasan Melisa histeris, karena didatangi seorang laki-laki yang tidak dikenal, berpakaian lusuh dengan gunting yang di acungkan ke arah dirinya.

Kaget dan panik Melisa yang saat itu ada di  belakang meja kasir, berteriak histeris sambil lari masuk ke belakang. Begitupun dengan NN rekan kerja Melisa, ikut histeris dan lari bersama Melisa.

Sementara pria tak dikenal yang sebelumnya menodongkan gunting ke arah Melisa menggunakan kesempatan itu untuk menguras uang yang ada di meja kasir dengan total Rp 2,5 juta, mulai dari pecahan Rp 1.000.-,Rp 2000,-, Rp5.000.-, Rp10 ribu Rp20 ribu dan Rp 50 ribu.

Setelah menguras uang di meja kasir, orang tersebut langsung kabur. Namun belakangan diketahui ternyata orang tersebut diduga tidak waras alias Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Nuryono, membenarkan kejadian itu. Dijelaskannya, pasca kejadian itu korban (dua orang karyawan Alfamat) langsung melapor ke Mapolsek Lubuklinggau Utara.

Menerima laporan itu, Tim Opsnal dan Piket Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Lubuklinggau Utara, dipimpin langsung Kanit Reskrim, Aiptu Arahmanu, langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), di Alfat Hotel 929 Lubuklinggau.

Dari penyelidikan di TKP,  dilakukan pengembangan dan didapat informasi pelaku perampokan Sedang bersembunyi dalam hutan kebun rakyat Belalau. Kemudian dilakukan pengejaran.

Setelah ditemukan dan hendak ditangkap pelaku melawan dan melarikan diri ke hutan. Tidak mau pelaku lolos terjadi kejar kejaran.

Bak film drama, kejar-kejaran berlangsung seru. Akhirnya dengan bantuan warga Kelurahan Sumber Agung, pelaku berhasil juga ditangkap.

Pelaku yang diketahui bernama Yanto (40), warga asal Sorolangun Jambi, kemudian  digelandang ke Mapolsek Lubuklinggau Utara untuk dilakukan introgasi.

“Saat digeledah ditemukan uang tunai sejumlah Rp1.377.000,- dari saku celana pelaku namun pelaku memberikan keterangan yang tidak jelas dan tidak nyambung saat dimintai keterangan oleh anggota penyidik serta tidak mengakui perbuatannya tersebut karena pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan,” jelas Kapolres.

Menyadari pelaku ODGJ, Korban/pelapor dan juga pengurus Alfamat, tidak melanjutkan laporannya untuk ditindak secara hukum. “Barang Bukti berupa uang tunai Rp 1.377.000.- dikembalikan kepada pihak Alfamart sedangkan pelaku diserahkan kepada Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan,” pungkas Kapolres.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *