Kasus HIV/AIDS Meningkat 59 Kasus

 

Bacaan Lainnya

Paling Banyak Terjadi Pada Usia Remaja

LAMPUKUNING.ID,KOTA JAMBI – Angka Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS) di Kota Jambi, tahun ini dapat dikatakan meningkat dibandingkan pada tahun sebelumnya. Sejak Januari hingga kini, tercatat ada 45 kasus HIV dan 14 kasus AIDS.

Namun secara keseluruhan, sejak tahun 1999 lalu hingga 2021 ini, total ada 934 kasus HIV dan 666 kasus AIDS yang tercatat di Kota Jambi.

Berkaitan dengan jumlah kasus tersebut, Wakil Wali Kota Jambi, Maulana mengatakan, hal itu sangat perlu menjadi perhatian khusus. Dengan situasi kondisi pandemi ini, nyatanya HIV dan AIDS masih menjadi masalah serius di bidang kesehatan.

“Kelompok pemuda cukup banyak jumlahnya dan mempunyai resiko yang cukup tinggi. Jadi perlu kita jangkau untuk memberikan pemahaman kepada mereka mengenai bagaimana pencegahan HIV/AIDS,” sebut Maulana, saat menghadiri Rakor Penanganan HIV dan AIDS Kota Jambi tahun 2021 di Ruang Pola Kantor Wali Kota Jambi, Rabu (27/10).

Berbagai faktor penyebab terjangkitnya HIV/AIDS ini dijelaskannya, juga disebabkan faktor narkotika dan seks bebas. “Ini juga informasi dari BNN bahwa, kasus narkotika selama pandemi juga meningkat. Seperti penggunaan jarum suntik dan lainnya, itu salah satu faktornya,” kata dia.

Tak hanya itu, perilaku seks bebas juga menjadi salah satu sebab meningkatnya kasus HIV/AIDS. Ini juga didasarkan dengan kondisi ekonomi yang melemah, akibat pandemi Covid-19. Sehingga, beberapa di antaranya memilih jalur pintas.

“Ini juga menjadi salah satu pintu masuknya. Para Pekerja Seks Komersial (PSK) ataupun seks bebas, juga menyebabkan meningkatnya HIV/AIDS,” jelasnya.

Meski demikian, lanjut Maulana, masyarakat pada umumnya jangan berstigma diskriminatif kepada penderita ataupun mantan penderita HIV/AIDS. “Ini jangan kita lakukan, mereka tetap harus mendapatkan pelayanan yang sama dengan semuanya,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Ida Yuliati mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menerima laporan kematian penderita HIV/AIDS akibat Covid-19. “Sejauh ini belum ada laporan,” katanya.

Dia menyebutkan, penularan HIV/AIDS paling banyak terjadi pada remaja. Bahkan pihaknya juga menemukan terjangkit pada anak. “Anaknya baru lahir, ibunya yang positif, menularkan ke anak,” katanya. (LK07)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *