Keren! Taman Wifi Gratis Bantu Siswa Belajar Daring di Kota Jambi 

LAMPUKUNING.ID,KOTA JAMBI- Sejumlah taman yang ada di Kota Jambi sudah difasilitasi wifi gratis. Total sudah ada 15 titik wifi yang sudah dipasang dan dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskomimfo) Kota Jambi.

Bacaan Lainnya

“Sebanyak 5 (lima) titik memang kita yang pasang. 10 titik merupakan CSR,” kata Kadis Kominfo Kota Jambi, Abubakar.

Abubakar menyebutkan, 15 titik wifi itu tepasang di Taman Remaja, Taman Sanggar Batik, Tugu Pers, Taman Jaksa, Taman PKK, Taman PLN Perumnas,  Taman Gajah, Pasar Baru Olak Kemang, DLH, Disperindag, Pos Satpol PP, Taman Meteorologi, dan tiga daerah kampung bantar di Kota Jambi.

“Untuk perawatan, kita lakukan pamantauan koneksi,  jaringan secara berkala,” katanya.

Kata Abubakar, terkadang memang pengguna wifi gratis tersebut kerap over kapasitas, sehingga jaringan menjadi lemot.

“Kedepan akan kita tambah di beberapa area. Yang ada sekarang kondisinya fluktuatif, ada yang bagus dan ada yang kurang. Biasa juga dipengaruhi oleh traffic pengguna dan juga kondisi cuaca,” jelasnya.

Dikatakan Abubakar, WiFi tersebut bisa dimanfaatkan bagi masyarakat terutama siswa sekolah yang membutuhkan akses internet untuk belajar.

Dalam penggunaannya, ia menghimbau para siswa agar senantiasa menerapkan standar protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.

“Sebelum memanfaatkan fasilitas internet gratis tersebut mereka harus cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak,” paparnya.

Salah satu wilayah yang sudah merasakan manfaat dari program Wifi Gratis ini adalah di Pedestrian Tugu Keris Siginjai.

Menurut Abdul Rasyid, salah seorang siswa di Kota Jambi mengungkapkan jika dia dan temannya merasakan manfaat dari wifi gratis untuk belajar daring.

“Fasilitas internet dari Pemkot Jambi sudah berjalan,” jelasnya.

Kata dia, kedepan agar manfaatnya lebih dirasakan lagi bagi masyarakat, ia berharap ada pembenahan dan perbaikan. Baik dari sisi jaringan ataupun fasilitas terminal listrik.

Ia juga menjelaskan jika dirinya saat ini bisa belajar secara maksimal tanpa harus takut kehabisan kuota internet.

“Saya kerap kehabisan kuota internet saat mengikuti pembelajaran via daring lantaran keterbatasan jatah kuota internet dari orang tua,” katanya.

Selain itu, siswa lain yang juga merasakan dampak dari internet gratis pemerintah adalah Gilang yang kerap menghabiskan waktu secara berjam-jam.

“Biasanya saya bisa beli kuota 2 giga setiap minggunya buat belajar online. Tapi seneng akhirnya ada internet gratis disini, jadi bisa belajar lebih lama lagi gak khawatir kehabisan kuota internet,” paparnya. (LK07)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *