LAMPUKUNING.ID, KOTA JAMBI – Salah satu upaya untuk menjaga lingkungan dari pencemaran, pemerintah terus berupaya melakukan perbaikan sanitasi ataupun tempat pembuangan limbah. Di antaranya seperti membangun septik tank maupun IPAL Komunal.
Menyikapi itu pula, Wakil Wali Kota Jambi, Maulana meminta kepada masyarakat, terutama yang di lingkungannya dibangun septik tank ataupun IPAL Komunal oleh pemerintah agar dapat dijaga.
Ini menjadi harapan olehnya. Sebab Maulana mengakui, di beberapa tempat di Kota Jambi yang telah dibangun IPAL Komunal, tidak dimanfaatkan dengan baik oleh warga sekitar.
“Maintenancenya tidak dimanfaatkan. Maka dari itu, melalui KSM ini, kita coba tumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaganya. Bersama-sama, agar dapat berfungsi dengan baik,” jelas Maulana, Kamis (21/1) kemarin.
Seperti di antaranya, upaya menjaga agar IPAL Komunal tersebut dapat berfungsi dengan baik adalah tidak membuang sampah ataupun benda di kloset warga. Pasalnya ini dapat menyumbat aliran limbah menuju IPAL Komunal.
“Tentu dengan menyumbatnya aliran limbah, akan memberikan dampak negatif lainnya. Jadi mari kita jaga sama-sama,” jelasnya.
Kemarin, juga dilakukan serah terima hasil pekerjaan yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK), dalam pembangunan IPAL Komunal di RT 55 Kelurahan Jelutung, Kecamatan Jelutung, diterima Wakil Wali Kota Jambi, Maulana, dari Plt Kadis PUPR Kota Jambi, Masrizal.
Lanjut Maulana, Kota Jambi patut berbangga dengan program pemerintah dalam membantu mencegah pencemaran lingkungan. Mengingat saat ini jumlah penduduk semakin meningkat, begitu juga dengan produksi limbah.
“Inilah bagaimana caranya agar tidak mencemari lingkungan. Septik tank warga memang ada, namun tentu yang dibangun warga ini, limbahnya masih bisa meresap ke lingkungan sekitar. Maka dari itu pemerintah membangun IPAL Komunanal ataupun septik tank yang lain,” jelasnya.
Sasarannya adalah terutama kawasan kumuh ataupun kawasan yang tingkat ODF nya masih rendah. Selain itu juga lingkungan masyarakat yang masih menggunakan jamban apung. IPAL Komunal sendiri dibangun cukup luas. Di mana di atas bangunan IPAL Komunal ini dibuat seperti pendopo, sehingga warga juga bisa menggunakannya untuk melakukan kegiatan. (*)











