Unit Reskrim Polsek Pelepat Dan Rio Dusun Dwi Karya Bhakti Tangkap Si Raja Tega

Polsek Pelepat, Kabupaten Bungo
Unit Reskrim Polsek Pelepat dan Rio Dusun Dwi Karya Bhakti usai Penangkapan AS diduga Si Pelaku Pembunuh

LAMPUKUNING.ID,BUNGO-Unit Reskrim Polsek Pelepat akhirnya berhasil mengungkap kasus Kematian Lisa (29) yang jasadnya ditemukan oleh suaminya tergantung di pohon karet di salah satu Dusun wilayah Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo beberapa bulan yang lalu, tepatnya hari Senin, Tanggal 17 Februari 2020, sekira pukul 09:00WIB, ternyata korban Lisa bukan mati bunuh diri diduga di bunuh oleh pelaku dengan inisial A-S (33) yang tak lain merupakan suami korban sendiri.

Terungkapnya kematian Lisa dari hasil pengakuan anak kandung korban sebut saja Bunga (13) kepada Neneknya MW, selanjutnya dari pengakuan Bunga langsung di laporkan ke pihak kepolisian.

Dari hasil laporan tersebut Unit Reskrim Polsek Pelepat dan dibantu oleh Rio (kades) Dusun Dwi Karya Bhakti,Supriyanto mengejar dan menangkap AS di Wilayah Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (08/04/2020) sekira pukul 03:00 WIB.

Baca juga

Advertisement
klik untuk memperbesar
Unit Reskrim Pelepat, Kabupaten Bungo
Diduga pelaku AS saat ditangkap Unit Reskrim Polsek Pelepat

AKP. Suhenry,SH menjelaskan Benar Saat ini Pelaku Sudah diamankan oleh unit Reskrim Polsek Pelepat, Saat ini pelaku sedang perjalanan menuju ke Bungo.

Seperti berita sebelumnya, Seorang wanita di Bungo nekat gantung diri. Ia nekat menyudahi hidup di kebun karert setelah pamit dengan anaknya untuk buang air besar.

Tubuh korban ditemukan di kebun karet dalam keaadan tergantung di pohon karet , Korban yakni LS (29), warga Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, Senin (17/02/2020) sekira pukul 09:00 WIB.

Menurut informasi yang didapat dari lapangan, kejadian berawal pada hari Senin Tanggal 17 Februari 2020 Jam 06.30 WIB Korban Keluar dari pondok dan mengatakan kepada anak korban EN untuk pergi ke sungai untuk buang air besar, dan suami korban masih tertidur, dan tidak lama kemudian suami korban terbangun dan menanyakan kepada anak korban EN mamakmu mana dan di jawab mamak di sungai buang air besar, dan suami korban memintak di buatkan Kopi kepada anak korban tersebut.

Selanjutnya sekira pukul 08.00 WIB suami korban tersebut menyusul ke sungai untuk mencari korban, namun tidak di temukan, dan suami korban kembali ke pondok dan mengatakan tunggu pondok dulu bapak mau cari mamak ke dusun.

Lalu suami korban berjalan menuju arah dusun di pertengahan jalan suami korban kembali ke arah sungai dan mencari di seputaran sungai sekira pukul 09.00 WIB suami korban menemukan Korban Sudah dalam keadaan meninggal dunia, dan Tergantung di Pohon Karet dan suami korban berteriak memanggil anak korban dan anak korbanpun langsung menyusul ke TKP dan melihat Korban sudah meninggal dunia, dalam keadaan tergantung di pohon karet.

Selanjutnya suami korban memotong tali yang di gunakan korban untuk menggantung diri dengan sebilah parang kemudian korban di gendong oleh suami korban untuk di bawa ke pondok dan suami korban langsung mencari pertolongan kepada masyarakat terdekat.( GAS )

Pos terkait