Warga Heboh, Papa Muda Ditemukan G4nt*ng Diri

LAMPUKUNING.ID-Warga Kelurahan Kedaton, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, dihebohkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki yang tergantung di atas palang sumur rumahnya.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan informasi yang dihimpun Palpos.Id, pria yang diketahui bernama Rendi (30) ini ditemukan pertama kali oleh istrinya Halimah dan dibantu oleh warga sekitar.

“Saya tahu, karena sekitar pukul 09.00 WIB tadi, ada orang lewat bermotor dan berteriak gantung jadi kita kesana, dan ternyata benar. Korban ini katanya menikah lagi dan telah bercerai dengan istri tua, serta memiliki seorang anak,” ungkap salah satu warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya.

Dikatakannya juga, entah saat itu korban masih hidup atau sudah meninggal, dia dibawa ke rumah Sakit Umum Kayuagung untuk divisum. Lalu, kembali lagi ke rumah duka dengan mobil ambulance dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Sementara itu, menurut M Sholeh (56), tetangga korban lainnya, dia mendengar dari orang-orang juga. Bahwa sebelum ditemukan menggantung diri, korban terlebih dahulu mengurung sang istri di dalam kamar.

“Katanya juga, istrinya berhasil keluar karena pintu kamar didobrak. Sehingga saat itu, dia yang berhasil keluar melihat sang suami sudah mengantung diri di atas sumur. Lalu menurunkannya dan momotong tali yang terikat di leher, kemudian membawanya ke RSUD Kayuagung,” ujarnya.

Pantauan Palpos.Id, sekitar pukul 12.00 WIB, suasana rumah duka masih ramai oleh kerabat dan sanak keluarga korban yang melayat. Bahkan terdengar dari luar rumahnya, keluarga korban masih terus menangis.

Terlihat juga, banyak para tamu yang melayat dari orang-orang Dinas Perdagangan Kabupaten OKI. Dan menurut keterangan mereka, korban merupakan salah satu TKS pads bagian Security disana yang juga biasa berjaga di pasar.

Kendati demikian, saat ini keluarga korban masih berduka mendalam dan belum bisa dimintai keterangan. Dan rencananya, korban akan dimakamkan di pemakaman keluarga di kelurahan setempat. (*)

Sumber : palpos

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *