Ekspresi Remaja

FUAD IAIN Curup Adakan Lokakarya Kurikulum

Penulis :Mega Resti / Mahasiswi IAIN Curup,Bengkulu

BENGKULU,CURUP – Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) mengadakan Lokakarya Kurikulum di gedung Aula Dakwah IAIN Curup Jum’at,23 Agustus 2019. Lokakarya yang bertemakan “Penguatan Kurikulum KKNI Berbasis Islam Moderasi” dihadiri oleh Rektor, ketua prodi, seluruh dosen FUAD, alumni, stageholder dan mahasiswa.

Acara juga dijadwalkan selama tiga hari yaitu dari tanggal 23-25 Agustus 2019. Sementara itu kegiatan ini dibuka langsung oleh Rektor IAIN Curup Dr. Rahmad Hidayat, M.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya ia mengungkapkan bahwa FUAD merupakan tempat berkumpulnya ahli tafsir, ahli hadis hingga ahli broadcasting sehingga bisa dikatakan tempat berkumpulnya para ulama pola klasik dan pola modern.

Jika melihat Visi IAIN Curup bahwa kata kunci atau keyword-nya yaitu Islam Moderasi yang mencakup bahwa perguruan tinggi membekali masyarakat kampusnya, civitas akademika dengan mempelajari teks keislaman secara tuntas dan komperhensif. Muatan dalam kurikulum perguruan tinggi saat ini harus ada out of the box yang artinya tidak mengutamakan jumlah Sistem Kredit Semester (SKS) tapi lebih mengutamakan muatan dari mata kuliah yang dimaksud misalnya dahulu ada mata kuliah Al-Qur’an Hadis 1 dan 2 dengan masing-masing 3 Sks. Untuk di tahun 2019 ini bahwa matakuliah Al-Qur’an Hadis berjumlah 6 Sks, sehingga mata kuliah tersebut dibahas secara langsung dan tuntas.
Rahmad juga berharap bahwa mahasiswa FUAD ketika lulus bisa memiliki 3 kompetensi. “Yang pertama ialah mahasiswa/i mempunnyai kemampuan sesuai bidangnya yang dibuktikan dengan ujian kompre, ujian skripsi, sertifikat dan transkip nilai, yang kedua ialah kompetensi Al-Qur’an yaitu bisa mengikuti ujian kompre dengan menampilkan keterangan sudah tahfiz Al-Qur’an dan yang terakhir ialah kompetensi entrepreneurship”,Jelasnya.

Kurikulum yang baik adalah kurikulum yang dinamis bukan statis. Maka pentinglah dilaksanakan lokakarya kurikulum tersebut sehingga mendapatkan kurikulum yang ideal, bisa menerima tantangan zaman, dan pendampingan state holder. Kurikulum sangatlah penting karena proses belajar berjalan dengan baik dipengaruhi oleh kurikulum yang baik. Dekan FUAD Dr.Idi Warsah, M.Pd.I mendatangkan narasumber yang kredibilitas yaitu Dr.Yasril Yazid,MA berasal dari UIN Suska Pekan Baru bahkan beliau merupakan salah seorang asesor BAN-PT Khusus ke Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah . “Dengan memperoleh informasi dari narasumber yang tepat sasaran maka kita bisa mendapatkan gambaran mengenai arah kurikulum FUAD ini jelas dan nyata serta bermanfaat bagi stageholder dan alumni-alumni kedepan”, ungkapnya.

Kegiatan Lokakarya ini menyikapi beberapa hal yaitu seputar perubahan STAIN menjadi IAIN Curup, terbitnya profil lulusan Prodi PTKIN tahun 2018, visi dan misi institusi, fakultas dan program studi terbaru, tuntutan dunia kerja yang makin meningkat dan menyikapi perubahan numenklatur berdasarkan PMA No.38 Tahun 2017.

Ketua panitia lokakarya Hariyatoni, S.Sos.I.,MA menjelaskan mengenai hal-hal yang akan dilakukan selama beberapa hari kedepan. “Untuk kurikulum nasional telah ada aturan, kurikulum institut sudah ditetapkan oleh Warek 1, kurikulum fakultas sudah menciri khas mengenai islam moderasi yang disusun oleh Dekan sehingga selama 2 hari kedepan tinggal penyusunan dan pendampingan terkait dengan kurikulum KKNI Berbasis Islam Moderasi. Sesuai dengan jadwal insyaallah sampai jam 5 besok sudah selesai dan hari minggu tinggal presentasinya lagi serta pemaparan hasilnya dan itu diselesaikan dengan dibagi per prodi. Prodi KPI, Prodi IAT, Prodi IPII dan Prodi BPI”,Ungkapnya. (Mega Resti)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2019 Lampukuning.id | PT Raja Media Siginjai

To Top