Launching Pendataan Keluarga, Bupati Masnah : Dapat Percepat Penurunan Stunting

LAMPUKUNING.ID,MUARO JAMBI – Bupati Muaro Jambi, Masnah Busro, secara resmi melaunching pendataan Badan kependudukan dan keluarga berencana (BKKBN) Kabupaten Muaro Jambi, acara berlangsung di halaman kantor BKKBN Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (01/04).

Bacaan Lainnya

Diketahui, pendataan ini bertujuan untuk melihat tingkat kesejahteraan masyarakat, perekonomian, pendidikan, kesehatan keluarga, serta data Stunting.

Oleh karena itu, nantinya data tersebut menjadi acuan bagi pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dalam melakukan berbagai kegiatan yang ada sesuai kebutuhan masyarakat di masing-masing daerah.

Kepala BKKBN Kabupaten Muaro Jambi, Firmansyah menerangkan, pendataan yang dilakukan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Kabupaten Muaro Jambi di seluruh desa dan kelurahan yang ada di wilayah Kabupaten Muaro Jambi ini melibatkan 749 petugas, yang nantinya masing-masing petugas melaporkan data tersebut secara online dari desa ke tingkat kecamatan, dan diteruskan secara online ke kabupaten

“Dari setiap satu orang petugas mampu mendata maximal sebanyak 150 Kepala keluarga perhari, sehingga kegiatan ini menjadi data yang efektif dalam melihat kondisi dan kebutuhan masyarakat” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Muaro Jambi, Masnah Busro mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan yang dilaksanakan oleh BKKBN Kabupaten Muaro Jambi, mengingat dari pendataan ini nantinya dapat diketahui masing-masing kebutuhan masyarakat, sehingga memudahkan Pemerintah daerah dalam menentukan program kerja kedepannya.

“Pendataan yang dilakukan oleh BKKBN Kabupaten Muaro Jambi tidak hanya fokus di keluarga berencana (KB), tetapi juga mencakup mempercepat penurunan Stunting atau gizi buruk, kesehatan keluarga, lingkungan, pendidikan, hingga ketahanan dan kesejahteraan keluarga yang ada di kabupaten Muaro Jambi, sehingga pendataan ini menjadi penting bagi pemerintah daerah dalam penyediaan data keluarga untuk program pembangunan, kependudukan, dan keluarga berencana” pungkasnya. (Ald)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *