Potret Kehidupan M Nuh Kampung Manggis Kota Jambi

Rumah M.Nuh yang bertuliskan Rumah Pra Sejahtera Penerima Bantuan

LAMPUKUNING.ID,KOTA JAMBI – Dikira undian, ternyata yang diikuti acara pelelangan di acara Tv tersebut pada tanggal 18 mei 2020 dan disiarkan di Youtube pada menit 21:16 bahwa pengusaha M.Nuh dari Jambi Kampung Manggis .

Inilah potret kehidupan M. Nuh yang dikatakan sebagai pemenang pelelangan motor listrik Presiden Jokowidodo (Jokowi).

Dari hasil pantauan di lapangan, rumah M. Nuh berbentuk semi permanen, dengan ukuran 4×5 m. Dan di depan rumahnya terdapat tulisan “Rumah Keluarga Pra Sejahtera Penerima Bantuan” di kelurahan. Sungai Asam Kecamatan Pasar, Kota Jambi.

Baca juga

Advertisement
klik untuk memperbesar

Hasil dari wawancara, teman M. Nuh semenjak kecil, Alif, mengatakan, untuk keseharian M. Nuh (Nuh), ia adalah sebagai kuli bangunan sudah sejak lama.

“Untuk kesehariannyo Nuh ini, dio
Kuli bangunan sudah sejak lama,” ujarnya saat ditemui di rumah Nuh, (21/5/2020).

Kata Alif, untuk kronoligis acara pelelangan motor Presiden, Alif mengakui ia tidak mengetahuinya.

“Kalo Nuh ikut pelelangan tu dak mungkin lah. Mungkin saja dia mengira itu undian. Karena kan acara itu langsung,” tambahnya.

Sementara, ketua RT 20 sungai asam,pak Ibrahim, mengakui bahwa Nuh tersebut, merupakan warga RT nya. Dan status pekerjaannya kuli bangunan, kalo untuk KTP nya buruh harian tetap.

“Mohon maaf, dia itu kuli bangunan. Saya bersama dia juga pernah bekerja sebagai kuli,” tuturnya.

Ibrahim menjelaskan, terakhir ia berkomunikasi dengan nuh 10 hari yang lalu dan Nuh ini hidup di rumah dengan seorang istri dan empat orang anak. Katanya, tadi ia menelpon anaknya dan kata anaknya Nuh ada di rumah.

“Saya berkomunikasi sudah 10 hari yang lalu. Tadi nelpon anaknya, katanya Bapak ada di rumah. Saya cek ternyata dia pegi. Mungkin dio pegi karena ingin menenangkan diri,”atas tindakannya tutupnya.

Terpisah, sebelumnya, Nuh ini dikabarkan telah ditangkap pihak kepolisian. Namun, Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman, membantahnya, katanya, isu soal penangkapan pemenang lelang motor listrik Presiden Jokowi itu tidak benar.

“Tidak ada penangkapan dan penahanan kepada yang bersangkutan,” jelasnya, Kamis (21/5/2020).

Namun, yang ada, M Nuh sendiri yang menyerahkan diri ke polisi karena ketakutan. Karena, M Nuh menyangka bahwa ia mendapat hadiah motor listrik tersebut. Ia sama sekali tak menyadari bahwa ia harus membayar harga mahal untuk sebuah motor listrik lewat lelang itu.

“Yang bersangkutan tidak paham acara yang diikuti adalah lelang, Dia malah mengira bakal dapat hadiah, di acara tersebut” tambahnya.

Setelah lelang berlangsung dan M Nuh dinyatakan menang, panitia langsung menagihnya senilai Rp 2 miliar lebih! Seketika M Nuh ketakutan.

“Karena ketakutan ditagih, dia justru minta perlindungan kepada pihak kepolisian” tutupnya.(LK04)

Pos terkait