Provokator dan Perusak Akan Dilaporkan

20200619 092014
Ft:jambi-independent

LAMPUKUNING.ID, MERANGIN– Pasca kerusuhan saat pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) di desa Seling Kecamatan Tabir, Kades Seling, Hasan berencana akan melapor terduga pelaku perusakan di kantor desa ke polisi. Menurut nya, hal itu sudah berkaitan dengan aset negara.

“Nama-nama sudah ada. Dalam waktu dekat ini akan kita laporkan,” kata dia.

Kerusuhan saat pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) menyebabkan kaca dan peralatan di kantor desa setempat rusak.

Meski keadaan berangsur kondusif. Kades Seling, Hasan mengatakan pelayanan masih distop dan dialihkan ke rumah nya untuk sementara waktu.

“Tadi siang (kemarin, red) kantor desa sudah mulai dibersihkan. Sedangkan pelayanan masih distop sementara, jika ada urusan penting bisa menemui saya di rumah,” sebutnya.

Sedangkan terkait pembagian BLT, dirinya masih menunggu intruksi Bupati Merangin, sehingga nantinya penerima BLT ini tidak melanggar hukum. “Nunggu intruksi dulu skema pembagiannya seperti apa nanti,” kata dia.

Dikutip dari Jambi independent.co
Id, terpisah, Andre Kepala DPMD Kabupaten Merangin mengaku menyerahkan sepenuhnya masalah perusakan aset tersebut pada kepala desa. “Ya itu ranahnya kepala desa yang ngelapor. Karena ini berkaitan dengan pengrusakan aset. Jadi silahkan kades lapor siapa provokator dan dalang aksi masa sehingga terjadi perusakan aset itu,” singkatnya.

Diketahui, akibat aksi masa menuntut BLT dibagi rata itu, membuat dua pengeras suara hancur, meja dan kursi juga hancur, kaca kantor desa pecah. (LK02)