Tim Penyidik Kejari Geledah Kantor Dinas LH Bungo

LAMPUKUNING.ID, BUNGO –  Tim Penyidik dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Muara Bungo menggeledah kantor Dinas Lingkungan Hidup (LH), Jumat (5/04). Ini guna melengkapi berkas kasus korupsi pembangunan Taman Hijau Bungo pada tahun 2015 lalu.

Bacaan Lainnya

Tim penyidik dari Kejari tiba di kantor Dinas LH sekira pukul 10:00 Wib. Beberapa ruangan yang digeledah diantaranya gudang arsip dan ruangan Kotada, selaku PPTK Dinas LH.

Penggeledahan tersebut dipimpin langsung Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Bungo, Galuh Bastoro Aji,SH.MH dan didampingi Kasi Intel Supriyohadi, SH serta 6 (enam) orang Penyidik Kejari Bungo.

Penggeledahan dilakukan untuk melengkapi berkas dan untuk menemukan beberapa bukti baru. Sebanyak 8 dokumen ditemukan dalam penggeledahan tersebut.

“Penggeledahan ini terkait tindak pidana korupsi pembangunan Taman Hijau Bungo tahun anggaran 2015, dalam penggeledahan ini kita peroleh beberapa dokumen pencairan, kegiatan pelaksanaan maupun pengawasan diantaranya satu bundel pencairan 30 persen pekerjaan pembangunan di tahun 2015,” kata Galuh Bastoro.

“Semua dokumen yang kita peroleh asli, untuk pembuktian dalam rangka kelengkapan perkara berkas penyidikan,” lanjutnya.

Taman Hijau Bungo di bangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp. 941 Juta. Dari kasus ini didapati nilai kerugian negara sekitar Rp.150 juta. Kerugian ini berdasarkan perhitungan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Provinsi Jambi.

“Tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru,” ujar Galuh.

Sebelumnya Tim Penyidik Kejari menetapkan 2 (dua) orang tersangka yakni DS (alm) selaku mantan Kadis LH Bungo dan EI selaku kontraktor (pihak rekanan). Namun penyidikan terhadap DS telah dihentikan, sedangkan untuk tersangka EI masih berlanjut. (gas)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *