Tiga Pekerja PETI Merangin di Evakuasi Dalam Keadaan Meninggal Dunia

LAMPUKUNING.ID, MERANGIN – Tiga warga Merangin yang terjebak di lobang jarum di Desa Simpang Parit, Kecamatan Renah Pembarap berhasil dievakuasi.  Sayangnya ketiganya dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia, Selasa (30/3) pukul 12.30 kemarin.

Mereka dievakuasi dengan bantuan puluhan warga yang menggunakan perahu kecil. Lobang jarum tempat mereka terjebak berhasil dikeringkan.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Sungai Manau, Iptu Karto saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon membenarkan informasi tersebut. Di mana para pekerja Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) itu terjebak hampir dua hari dua malam.

Adapun para korban sebut Iptu Karto yakni, Sargawai (38), warga Sungai Jering, Imron (35), warga Desa Sungai Birun, Kecamatan pangkalan Jambi dan Maulud (28), warga Desa Sungai Nilau, Kecamatan Manau.

“Mereka sudah dibawa ke rumah duka masing-masing,” terangnya.

Sementara itu, dari data yang berhasil dihimpun Jambi Independent, peristiwa terjadi Senin (29/3) sekitar 09:00 WIB lalu. Di mana 4 pekerja berusaha untuk mengeringkan lobang jarum dengan mesin.

“Sekitar pukul 14:00 mesin sedot mengalami kerusakan. Kemudian korban, Syargawi masuk ke dalam lobang jarum sedalam 40 meter. Saat dipanggil korban tidak menjawab dan disusul Imron dan Maulud. Namun dipertengahan lobang jarum Imron dan maulud terjatuh akibat terkena sengatan listrik,” jelas Iptu Karto.

Mengetahui hal itu, teman korban yang di atas permukaan sumur bergegas mematikan mesin dan berusaha membantu mengevakuasi korban. Karena kehabisan tenaga, teman korban mencari bantuan.

“Saat mencari bantuan itu, ternyata air sudah memenuhi lobang jarum karena mesin penyedot air dalam kondisi mati. Akhirnya ketiga korban berhasil dievakuasi pada Selasa (30/3) dalam keadaan meninggal dunia,” pungkasnya. (*)

Sumber : kenali.co.id

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *